0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Salah Sasaran, 9000 Kartu Jamkesmas Dikembalikan ke Pusat

Kepala DKK Sukoharjo, dr Guntur Subiyantoro (Dok. Timlo.net/ Sahid)

Sukoharjo — Sebanyak 9000 Kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) yang dibagikan kepada warga miskin di Kabupaten Sukoharjo akhir Desember 2012 lalu, kini masih tertahan di Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, dr Guntur Subiyantoro menjelaskan, lebih dari 9000 Kartu Jamkesmas yang masih tertahan karaena dianggap bermasalah. Hal itu karena, nama, alamat maupun data Kartu Jamkesmas tidak sesuai dengan data di lapangan.

“Kebanyakan salah alamat. Namanya ternyata tidak ada di alamat yang di maksud. Selain itu, yang sudah meninggal juga masih diberi kartu jamkesmas. Saat ini sudah ada 9000 lebih jamkesmas yang tidak dibagikan karena bermasalah. Jumlah ini belum seluruhnya. Karena masih ada satu kecamatan yang belum melaporkan ke Dinas Kesehatan,” ujar dr Guntur, Rabu (16/1).

DKK Sukoharjo mendistribusikan 255.199 Kartu Jamkesmas kepada warga miskin akhir Desember 2012 lalu. Mendapati sejumlah kartu yang bermasalah, DKK Sukoharjo akan mengembalikan 9000 Kartu Jamkesmas bermasalah tersebut ke Pemerintah Pusat dalam waktu dekat.

“Jamkesmas sepenuhnya merupakan kewenangan Pemerintah Pusat. Kalau DKK Sukoharjo hanya membantu mendistribusikan saja. Kita dapati bermasalaha yang kita kembalikan. Karena kuota yang diberikan sudah by name by address,” tuturnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge