0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DKK Segera Tagih Kemenkes

Puluhan Ribu Kartu Jamkesmas Solo Belum Diterima

Kepala DKK Solo Siti Wahyuningsih menunjukkan kartu Jamkesmas yang rusak (dok.timlo.net/dhefi nugroho)

Solo —  Dinas Kesehatan Kota (DKK) berjanji segera mengurus kekurangan kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) ke Kementrian Kesehatan (Kemenkes). Pasalnya, masih terdapat  10.000 lebih kartu Jamkesmas yang belum diterima Pemkot Solo.

Dari 145.653 penerima Jamkesmas, baru 135. 412 kartu yang diterima Pemkot Solo. “Artinya masih 10.000 lebih kartu yang nyangkut dimana. Ini yang akan segera kami urus. Selain itu termasuk kartu yang rusak, alamatnya tidak diketemukan, dobel kartu dan yang namanya ada dalam data base tetapi belum mendapatkan kartu juga akan kami tagih,” ujar Kepala DKK, Siti Wahyuningsih saat ditemui Timlo.net usai rapat koordinasi dengan Komisi IV DPRD Solo terkait Jamkesmas, Selasa (15/1).

Diungkapkan Siti, secepat mungkin pihaknya bisa berkomunikasi dengan Kementrian Kesehatan. “Ya secepatnya, Februari atau Maret sudah selesai. Minggu ketiga ini saya sudah harus mengirim. Ini istilahnya kan minta hak kita. Jadi, saya rasa Kementerian tidak akan sulit-sulit,” ujarnya.

Siti memastikan, yang namanya ada dalam data base pasti akan mendapatkan kartu Jamkesmas. Sedangkan, jika sebelumnya mendapatkan kartu Jamkesmas kemudian tahun ini tidak dapat dan namanya tidak masuk dalam data base, maka pihaknya akan memberikan PKMS Gold.“Jadi tidak serta merta yang tidak dapat Jamkesmas langsung diberi PKMS Gold. Harus diverifikasi dulu. Masyarakat tidak perlu resah,” terangnya.

Disinggung soal belum berlakunya Jamkesmas baru, sementara Jamkesmas lama tidak dapat, Siti mengatakan secara logika seharusnya masyarakat memiliki PKMS Silver. “Kalau Jamkesmas lama gak punya, Jamkesmas baru belum berlaku logikanya dia kan punnya PKMS Silver. Jika tidak punya PKMS Silver pun dia juga bisa mendaftar mendadak, satu jam kan jadi,” tuturnya.

Sementara Ketua Komisi IV DPRD Solo, Teguh Prakosa menegaskan, masyarakatyang memiliki Jamkesmas lama masih tetap berlaku sepanjang Jamkesmas baru belum bisa diberlakukan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge