0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kios Diundi, Banyak Pedagang Cemburu

Kepala Dinas Pengelola Pasar (DPP) Kota Surakarta, Subagyo (dok.timlo.net)

Solo — Sistem pengundian penempatan kios dan los di pasar burung Depok, Manahan, Solo memungkinkan adanya kecemburuan di lingkungan pedagang. Sebab, jumlah kios yang disediakan tidak sebanding dengan jumlah pedagang pasar tersebut.

Potensi kecemburuan sesama pedagang sangat mungkin terjadi pada saat pengundian kios dan los pasar. Sebab, tidak ada kriteria khusus yang disyaratkan oleh Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) bagi pedagang Pasar Depok yang akan menempati pasar yang baru saja dibangun tersebut.

“Kalau boleh milih ya milih jualan di kios. Tapi aturannya dari Pemkot sudah seperti itu (diundi), ya bagaimana lagi. Kalau dulu memang rencananya yang menempati kios adalah pedagang lama,” kata Ketua Paguyuban Pasar Depok, Suwarjono, kepada wartawan, Selasa (15/1).

Ia khawatir, dalam pengundian nanti, kios akan dimiliki oleh pedagang yang memiliki modal lebih. Sementara bagi kalangan pedagang yang tidak memiliki modal, hanya bisa menempati los, meskipun sebelumnya lebih dulu berdagang di pasar tersebut.

Sementara, Kepala DPP Kota Solo Subagyo menegaskan, mekanisme pengundian diserahkan sepenuhnya bagi para pedagang. Pedagang diminta untuk berembug terkait siapa yang akan menempati kios dan menempati los. DPP sendiri tidak terlalu campur tangan mengenai pembagian kios dan los di pasar ini.

Pasar Depok yang selesai dibangun akhir tahun ini terdiri atas dua lantai, yang akan diisi oleh 350 pedagang. Padahal, kios yang disediakan hanya berjumlah 69 unit. Sisanya, pedagang akan ditempatkan pada los yang terdapat pada lantai dasar maupun lantai atas pasar.

Selain menunjukkan SHP, pedagang yang akan menempati kios Pasar Depok wajib mengajukan permohonan pada Pemkot dan membayar Taksiran Nilai Harga Pasar (TNHP) sebesar Rp 1 juta per meter persegi.

Pedagang diatur dalam beberapa zona. Untuk kios depan, diperuntukkan bagi pedagang pakan burung dan asesoris. Kios yang menghadap ke dalam, diperuntukkan bagi pedagang burung, asesoris dan sangkar burung. Sedangkan untuk los lantai bawah dan lantai atas, diperuntukkan bagi pedagang burung, unggas piaraan, hewan piaraan, reptil dan pedagang kuliner.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge