0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

2 Pelajar Jadi Korban Penipuan Bermodus Ngaku Aparat

Sragen — Dua pelajar kembali menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh enam orang yang mengaku sebagai aparat. Akibatnya 2 buah unit sepeda motor amblas dibawa sang penipu setelah terlebih dahulu korban diturunkan di areal persawahan.

Kedua korban adalah Nanang Dwi Kuncoro (18), warga Dukuh Parit RT 16, Desa Karangpelem, Kecamatan Kedawung, Sragen dan Hendro (17) yang tinggal di Dukuh Sidoharjo, Desa Pereng, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar.

Peristiwa ini berawal ketika, Sabtu (12/1) sekitar pukul 22.40 WIB, kedua korban lagi asyik nongkrong untuk menghabiskan malam minggu di Waduk Botok, Dukuh Mojodoyong, Kedawung, tiba-tiba didatangi oleh 6 orang yang mengendarai 3 sepeda motor.  Kepada korban, keenam orang tersebut mengaku sebagai aparat yang sedang mengadakan operasi kasus Narkoba dan minuman keras (Miras).

Menurut penuturan salah satu korban, Nanang, pelaku menanyakan kepada kedua korban apakah mereka mengonsumsi Narkoba atau Miras. Oleh korban, pertanyaan tersebut dijawab dengan “Tidak”. Namun rupanya pelaku tidak puas dengan jawaban korban. Mereka kemudian menanyakan mengenai identitas dan surat-surat kendaraan milik korban.

Selanjutnya keenam pelaku membawa korban berikut kedua sepeda motor milik korban, Satria FU Nopol AD 2952 CS dan AD 3376 WZ. Korban kemudian diajak berputar-putar di wilayah Karanganyar. Dalam perjalanan itu korban tidak berbisa berbuat apa-apa kecuali menuruti keinginan pelaku yang rata-rata bertubuh kekar tersebut.

Kurang lebih satu jam korban diajak putar-putar dan ketika sampai di persawahan daerah Jaten korban Nanang Dwi Kuncoro diturunkan terlebih dahulu di tengah sawah. Pelaku melarikan diri sambil membawa sepeda motor miliknya. Sedangkan korban Hendro dan motornya masih dibawa pelaku.

Kasubag Humas Polres Sragen AKP Sri Wahyuni, mewakili Kapolres AKBP Susetio Cahyadi, membenarkan tentang adanya peristiwa penipuan yang mengatasnamakan aparat tersebut. “Dari pengakuan korban Hendro dia juga diturunkan di jalan, kemudian pelaku membawa lari sepeda motor miliknya. Kemudian dia dibantu oleh seorang pengendara motor dan diantarkan ke Polsek Jaten, Karanganyar. Atas kejadian itu korban menderita kerugian sekitar Rp 30.000.000,” ungkapnya, Selasa (15/1).

Saat ini petugas sedang mengadakan penyelidikan terhadap kasus penipuan yang dilakukan oleh pelaku yang mengaku sebagai aparat, serta kemungkinan ada kaitannya dengan kasus penipuan sebelumnya, beberapa waktu lalu dengan modus yang sama.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge