0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dijadwalkan Februari 2013

BPBD Klaten Bongkar Huntara Kepurun

Bangunan huntara di lapangan Bumi Perkemahan Desa Kepurun, Manisrenggo, Klaten (Dok.Timlo.net/Indratno Eprilianto)

Klaten —  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten merencanakan akan membongkar hunian sementara (Huntara) di lapangan Bumi Perkemahan Desa Kepurun, Kecamatan Manisrenggo pada Februari mendatang.

Demikian diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Klaten, Joko Roekminto, kepada wartawan, Selasa (15/1). Ia mengatakan, berdasarkan kesepakatan antara Pemkab Klaten, Pemerintah Kecamatan Manisrenggo dan Pemerintah Desa Kepurun, pembongkaran akan dilakukan bersama warga.

“Dana yang sudah disiapkan untuk kegiatan tersebut sekitar Rp245 juta. Saat sedang dalam proses pengajuan ke bupati. Dalam waktu dekat dana itu diharapkan dapat segera cair,” kata Joko.

Terkait dengan teknis pembongkaran, sambung Joko, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat setempat. Apakah nanti akan menggunakan sistem bergiliran atau padat karya.

“Kemungkinan pembongkaran huntara sekitar Februari mendatang. Setelah dibongkar, lahan bisa kembali seperti fungsi semula yakni lapangan dan tempat perkemahan,” ujar Joko.

Terpisah, Camat Manisrenggo Wahyudi Martono, menyambut baik rencana BPBD Klaten yang akan segera membongkar huntara di Desa Kepurun. Dengan dibongkarnya Huntara, maka fungsi awal lahan dapat dimanfaatkan kembali warga sekitar.

“Kami berharap huntara secepatnya dibongkar. Sebab selama ini keberadaan huntara sudah disalahgunakan. Dari laporan masyarakat, lokasi itu sering digunakan sebagai tempat membolos pelajar, minum-minuman keras, dan pencurian aset Huntara,” ujar Wahyudi.

Seperti diketahui, Huntara yang dibangun di lapangan Bumi Perkemahan Desa Kepurun, Kecamatan Manisrenggo, Klaten merupakan bangunan untuk menampung 165 kepala keluarga (KK) pengungsi erupsi Merapi pada 2010 silam.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge