0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Libatkan Anak Dalam Pengumpulan Dana

LSM Permasalahkan PMI Wonogiri

Hearing soal PMI di Gedung DPRD Wonogiri, Selasa (15/1) (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Kalangan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) mempermasalahkan teknis penggalangan dana PMI Wonogiri. Pasalnya, dalam mengadakan pengumpulan dana melibatkan anak sekolah di bawah umur.

Koordinator LSM Jerat (Jeritan Rakyat) Hartono, menegaskan perilaku tersebut tidak dibenarkan. Terlebih hal itu dilakukan oleh siswa pada malam hari.

“Anak-anak masih dibawah umur, usia SD malam-malam mencari dana buat PMI. Apakah ini bukan berarti mempekerjakan anak di bawah umur?” tandas Hartono dalam hearing dengan DPRD dan PMI Wonogiri di Gedung DPRD setempat, Selasa (15/1).

Hartono lebih menyoroti efek negatif bagi diri anak. Dia menganggap, secara psikologis, anak malah seakan mendapat didikan untuk terbiasa meminta.

Salah satu anggota DPRD Wonogiri, Sulardi meminta PMI bisa lebih bijaksana lagi dalam mengeluarkan keputusan penggalangan dana. Tak hanya soal melibatkan anak sekolah. Warga yang tidak memiliki penghasilan, diharapkan dibebaskan dari pungutan dana.

Ketua PMI Wonogiri, Dwi Handoyo menjelaskan, penggalangan dana sudah atas sepengetahuan bupati. Dan bagi warga yang membayar diberikan tanda bukti pembayaran berujud kupon.

Sebagaimana pernah diwartakan sebelumnya, tindakan melibatkan anak sekolah dalam penggalangan dana PMI disorot beberapa anggota dewan. Salah satunya Indun Suyetno. Dia menegaskan tindakan itu sangat keliru.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge