0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KB-TK Al-Azhar Soba Gelar Market Day

Anak-anak Belajar Jadi Pedagang, Kasir dan Marketing

Siswa KB-TK Al-Azhar 28 Solo Baru mengikuti kegiatan “market day”. (dok.timlo.net/humas al-azhar soba)

Sukoharjo — KB-TK Al-Azhar 28 Solo Baru (Soba) Sukoharjo menggelar kegiatan market day. Acara tersebut digelar untuk memperingati 100 hari efektif kegiatan belajar mengajar dan Bulan Bahasa. Acara tersebut digelar di halaman sekolah dengan melibatkan seluruh siswa.

“Kegiatan ini merupakan acara rutin tiap tahun menyambut 100 hari efektif kegiatan belajar mengajar dan Bulan Bahasa,” jelas Kepala Sekolah KB-TK Al-Azhar 28 Solo Baru Dina Nirwanti, Selasa (15/1).

Dalam rilis yang diterima Timlo.net dijelaskan, kegiatan tersebut juga melibatkan wali dan orangtua siswa. Keterlibatan wali siswa dalam penyediakan makanan dan minuman sehat yang akan diperjualbelikan untuk siswa. Meski begitu, kegiatan jual beli sendiri dilakukan oleh siswa KB-TK yang ada.

Setiap kelas yang ada, jelasnya, menyediakan stand yang menjual makanan atau minuman. Setiap makanan atau minuman dijual dengan harga sama Rp1.000. Dari masing-masing kelas diwakili sejumlah siswa yang bertindak sebagai penjual, kasir, serta yang menawarkan dagangan pada siswa lainnya.

Saat acara, terdengar suara siswa yang bertugas sebagai marketing. Siswa tersebut berteriak-teriak menawarkan dagangan dari masing-masing kelas. “Makanan sehat, minuman sehat harganya murah,” ujar seorang siswa.

Begitu juga siswa lain yang menawarkan makanan yang dijual  masing-masing kelas. Mulai makanan berupa jajan pasar, kue, nasi hijau, fruit coctail, dawet, hingga sirup. Setiap stand berlomba-lomba menawarkan makanan yang dijual.

Menurut Dina, kegiatan yang digelar tersebut sekaligus untuk mengenalkan sejak dini proses jual beli atau wirausaha yang ada di dalam kehidupan masyarakat. Dengan mengenalkan sejak dini, diharapkan para siswa tidak gagap tatkala mengetahui ada kegiatan tersebut di masyarakat. Baik di pasar, toko, dan tempat lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, siswa dilibatkan secara langsung dalam kegiatan menjual, menawarkan, hingga kasir. Dengan kegiatan itu, siswa akan mengenal dan memahani kegiatan jual beli atau bisnis yang ada.

“Setiap siswa hanya boleh maksimal membawa lima lembar uang ribuan. Sehingga, total yang dibawa setiap siswa Rp5.000,” paparnya.

Sejumlah siswa tampak menikmati kegiatan itu. Begitu membeli makanan dan minuman, dengan tertib siswa duduk berderet untuk menikmati makanan dan minuman yang dijamin sehat. Seperti yang diungkapkan siswa TK B Nabila yang mengaku dari rumah sudah membawa uang lima lembar. Dia mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena bisa jajan sepuasnya.

“Tadi bawa uang lima (Rp 5000). Semuanya sudah habis. Tadi beli makanan dan minuman,” ujarnya.



Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge