0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hari Kelautan, Siswa Rame-rame Bikin Kapal

Siswa SD Muhammadiyah PK, Kota Barat, Solo menunjukkan hasil karyanya, menggambar ikan, laut dan membuat kapal dari kertas (dok.timlo.net/sri ningsih)

Solo — Suasana Kelas 3 A SD Muhammadiyah Program Khusus (PK), Kota Barat, Solo tak seperti hari biasanya, siswa tengah asyik menggambar jenis-jenis ikan. Sementara sebagian siswa lagi membuat kapal dari kertas.

Para siswa ini bukan sedang bermain di jam istirahat. Namun mereka sedang mengikuti kegiatan pembelajaran tematik tentang kelautan.

Pembelajaran tematik kelautan ini dikarenakan pada hari Selasa (15/1) bertepatan dengan Hari Kelautan.”Selama ini jarang sekali Hari Kelautan diperingatai secara massal. Dalam kesempatan ini guru-guru di sini ingin memanfaatkan dengan cara memberikan pengetahuan seputar dunia laut,” papar Hendro Susilo, Wakil Kepala Humas SD Muhammadiyah PK.

Dijelaskan, proses pembelajaran tematik kali ini dimulai dari menyaksikan video tentang dunia laut. Dengan tujuan memberikan pengetahuan secara luas apa saja yang ada di laut. Setelah menonton bersama, siswa dikenalkan beragam profesi kelautan serta potensi laut di Indonesia yang diterapkan dalam pelajaran IPS. Kemudian dilanjutkan dengan pelajaran matematika dengan membuat kapal dari kertas.

“Untuk pelajaran Matematika kami gunakan metode pembelajaran konsep bangunan ruang. Pendidik mencoba mengintegrasikan dengan cara membuat kapal,” imbuhnya.

Tak hanya itu saja, pembelajaran Bahasa Indonesia juga diberikan kepada siswa kelas 3 melalui kegiatan bercerita tentang laut. Sementara pembuatan kincir angin secara sederhana diterapkan untuk pelajaran IPA.

Menurut Hendro, laut di Indonesia lambat laun mengalami kerusakan. Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap siswa bisa mencintai dan lebih menghargai lingkungan.“Paling tidak siswa bisa berperilaku positif ketika melihat sungai. Contohnya tidak mencemari sungai dengan sampah,” harapnya.

Sementara itu siswa kelas 3 A SD Muhammadiya PK, Oka Farel Evansyah mengaku nyaman saat proses pembelajaran tematik berlangsung. Pasalnya melalui metode pembelajaran tematik dirinya lebih mengetahui dunia kelautan secara luas. ”Jadi lebih tahu jenis ikan apa saja yang hidup di laut. Selain itu tadi juga dikasih gambaran apa yang dikerjakan oleh nelayan dan nahkoda,” ujarnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge