0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BKD Solo Jamin Proses Mutasi Jabatan Bersih

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Solo, Etty Retnowati (dok.timlo.net/dhefi)

Solo — Menjelang dilakukannya mutasi dan rotasi sejumlah jabatan di kalangan pejabat eselon Pemkot Solo, banyak spekulasi yang berkembang. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) banyak menerima sejumlah pertanyaan dari kalangan eksekutif maupun kalangan luar terkait rumor seputar hal itu.

Kepala BKD kota Solo Etty Retnowati mengungkapkan, beberapa waktu terakhir ada sejumlah pesan masuk lewat ponselnya yang menanyakan perihal mutasi. Tak hanya sekedar pertanyaan, bahkan ia juga mendapatkan pesan berisi rumor-rumor miring.

“Ada pesan yang masuk pekan lalu, kurang lebihnya berbunyi seperti ini: Apa benar Bu, jabatan bisa dibeli. Kalau benar, Si A memang iya, pasti pakai pelicin,” katanya kepada wartawan, Selasa (15/1) menirukan isi SMS yang masuk ke ponselnya.

Etty menegaskan, dalam proses pengisian jabatan kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), tidak ada istilah jual beli jabatan atau sejenisnya. “Selama saya menjabat 7 tahun sebagai Kepala BKD, tidak pernah ada praktek-praktek seperti itu,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menepis anggapan miring yang beredar menjelang dilakukan mutasi jabatan oleh Walikota. Dirinya menjamin, proses pergantian jabatan sejumlah posisi dilakukan dengan bersih tanpa kepentingan apapun diluar konteks profesionalisme kerja.

Saat ini, proses pembahasan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) terus berjalan. Hasil rekomendasi dari Baperjakat sudah berada di meja Walikota, yang selanjutnya dievaluasi dan dikirim ke Baperjakat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng untuk mendapatkan rekomendasi.

Sampai dengan Desember 2012, terdapat 24 jabatan struktural yang kosong, mulai dari eselon II sampai dengan eselon V. Untuk eselon II sendiri, terdapat 2 kekosongan jabatan, yakni pada Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

Terpisah, Walikota Solo Hadi Rudyatmo menjelaskan, berkas usulan nama yang bakal mengisi kekosongan jabatan sudah sampai di mejanya sejak Senin (14/1) kemarin. “Sudah mau kita kirim ke Provinsi. Ini baru tataran usulan. Masih ada rapat Baperjakat, nanti saya hadir untuk memberikan masukan dan usulan,” terangnya.

Terkait fit and proper test, sejumlah calon yang akan mengisi kekosongan jabatan tersebut akan diundang untuk menjalani fit and proper test. “Akan ditanya, komitmennya apa. Nah pada saat kami dipanggil oleh Baperjakat, hasil masukan tadi akan dijadikan sebagai argumen disana,” tambahnya.

Menurutnya, proses pengisian kekosongan jabatan akan dilakukan maksimal sampai dengan Februari mendatang. “Ya nanti tergantung Baperjakat Provinsi nanti seperti apa,” jelasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge