0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Genangan Air di Giritirto Kian Tinggi

Tak Bisa Berenang, 2 Siswa Tewas Tenggelam di Telaga

Genangan air di Lingkungan Sukorejo, Giritirto, Wonogiri yang semakin tinggi (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri —  Masyarakat Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri gempar atas  tewasnya 2  siswa SMP Negeri 1 Pracimantoro, di Telaga Timbang, Selasa (15/1) pagi.

Kedua siswa yang tewas yakni Adi Pambudi Nugroho (13), warga Dusun Godang, Desa Pracimantoro dan Kiswara Wijaya (12) warga Dusun Pule, Desa Gedong. Keduanya duduk di kelas 7B. Mereka ditemukan tewas di Telaga Timbang, Dusun Godang. Lokasinya hanya berjarak kurang-lebih 50 meter dari SMPN 1 Pracimantoro.

Camat Pracimantoro, Bhawarto menuturkan, para siswa kelas 7B SMPN 1 Pracimantoro sekitar pukul 08.15 WIB, usai mengikuti pelajaran olahraga. Beberapa siswa langsung menuju ke kantin. Sedang, Adi dan Kiswara bersama 8 temannya memilih bermain air di Telaga Timbang.

“Adi dan Kiswara kemudian mulai bercanda-canda dan lama-lama malah semakin ke dalam telaga. Karena tak bisa berenang, akhirnya keduanya tenggelam. Murid lain segera memberitahukan ke warga setempat. Namun, saat mereka ditolong ternyata sudah tidak bernyawa lagi,” tutur Bhawarto.

Korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan visum. Ditambahkan, saat ini kondisi air di telaga tengah dipenuhi air. Dan kedalaman di sekitar lokasi tenggelamnya korban mencapai 6 meter.

Sementara itu, genangan air di Lingkungan Kajen, Kelurahan Giripurwo dan Sukorejo, Kelurahan Giritirto bukannya malah surut. Secara berangsur air mulai naik. Seluruh jalanan kampung telah dipenuhi genangan air.

Kedua lingkungan ini berada di bantaran Bengawan Solo. Paling dekat dengan pintu air WGM (Waduk Gajah Mungkur).



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge