0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DKK Karanganyar Tetapkan Status Colomadu KLB Demam Berdarah

Waspadalah dengan demam berdarah (Dok.Timlo.net/ Nanang R)

Karanganyar — Meninggalnya dua anak usia sekolah dasar (SD) di Colomadu akibat terserang Demam Berdarah Dengue (DBD) menambah panjang daftar kasus meninggal akibat DBD. Berdasarkan catatan di Puskesmas Colomadu sepanjang 2012 terdapat 17 kasus meninggal akibat DBD, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 13 kasus. Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD di Kecamatan Colomadu.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan DKK Karanganyar, Fatkul Munir mengatakan, Desa Ngasem merupakan endemis DBD. Apalagi tahun 2012 lalu mengalami peningkatan jumlah kasus kematian akibat DBD.

“Alasan penetapan KLB ini karena terjadi peningkatan jumlah kasus kematian akibat DBD dan Desa Ngasem merupakan endemis DBD karena terdapat pemukiman padat penduduk,” katanya saat dihubungi melalui telepon, Senin (14/1).

Lebih lanjut Munir mengatakan, pengasapan atau fogging langsung dilakukan setelah ada kejadian meninggal. Tidak hanya di Desa Ngasem saja namun menyeluruh di Kecamatan Colomadu. Munir juga mengingatkan masyarakat bahwa pengasapan hanya mematikan nyamuk dewasa, namun jentik-jentik masih hidup dan dapat berkembang menjadi nyamuk.

“Masyarakat hendaknya menjaga kebersihan lingkungan, terutama bak mandi maupun tempat yang dapat menjadi sarang nyamuk harus dibersihkan,” pungkasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge