0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Peresmian Pasar Cawas Nunggu Keputusan Pemkab

Bangunan Pasar Cawas, Klaten yang siap diresmikan (dok.timlo.net/indratno eprilianto)

Klaten — Pembangunan Pasar Cawas, Klaten telah rampung pengerjaannya sejak akhir 2012 silam. Hanya saja untuk peresmiaannya Pemerintah Kabupaten (Pemkab Klaten) masih menunggu waktu penyerahan proyek dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU).

Pelaksana proyek Pasar Cawas, Trisno Widodo, mengatakan pengerjaan pembangunan Pasar Cawas telah selesai sejak 26 Desember 2012 silam. Hanya saja Pemkab masih memberikan tambahan pengerjaan untuk beberapa bagian.

“Ada tambahan pengerjaan berupa pengecatan ulang, penambahan paving, pemasangan penutup selokan dan penambahan tempat untuk MCK. Total anggaran sekitar Rp200 juta,” ujar Trisno saat ditemui di Pasar Cawas, Senin (14/1).

Trisno mengatakan, penyelesaian pekerjaan tambahan itu ditargetkan akan rampung pada Februari 2013. Mengenai peresmian, kata dia, masih menunggu keputusan dari Pemkab Klaten.

“Pekerjaan tambahan ini merupakan masa pemeliharaan. Paling tidak Februari selesai. Soal peresmian belum ada informasi. Ya masih menunggu keputusan Pemkab,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop dan UMKM) Klaten, Sugiharjo Sapto Aji, mengatakan pihaknya belum berani memastikan mengenai kapan rencana peresmian Pasar Cawas.

“Belum ada kepastian kapan diresmikannya Pasar Cawas. Sebab masih menunggu penyerahan proyek dari DPU. Nanti kami beri informasinya. Yang jelas tidak akan lama lagi,” ujar Sapto Aji.

Seperti diketahui, pembangun Pasar Cawas menelan biaya Rp 8,45 miliar dari APBD 2012. Pasar yang memiliki konsep bangunan kolonial Jawa tersebut mampu menampung 537 pedagang yang menempati los, 112 pedagang menempati kios dan 200 pedagang oprokan.

Pemkab Klaten menjamin pedagang lama menjadi prioritas penempatan kios dan los secara gratis tanpa dipungut biaya. Diharapkan dengan dibangunnya pasar tradisional tersebut dapat mendongkrak perekonomian pedagang dan warga sekitar.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge