0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Takut Tertular Flu Burung, Warga Dipantau Esktra Ketat

dr Guntur Subiyantoro, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo (Dok. Timlo.net/ Sahid)

Sukoharjo —  Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo melakukan pemantauan ekstra terhadap warga Desa Bugel, Kecamatan Polokarto, yang berjarak radius 100 meter dari kandang itik yang dinyatakan positif mengidap virus H5N1 Clade 2.3.

Pemantauan tersebut bakal dilakukan DKK selama 48 jam, sejak dinyatakan itik di wilayah tersebut mengidap virus Flu Burung jenis terbaru. Bahkan Dinas Kesehatan Sukoharjo juga sudah memberikan 100 tablet Tami Flu kepada warga yang berjarak radius 100 meter untuk pencegahan awal penularan Flu Burung.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, dr Guntur Subiyantoro, Senin (14/1) mengatakan, pihaknya langsung membuka posko di Puskesmas Polokarto, melakukan upaya pencegahan virus H5N1 menular ke manusia. Dinas Kesehatan telah menetapkan Waspada Flu Burung di Kecamatan Polokarto.

“Setelah diketahui itik yang mati di Desa Bugel mengidap Flu Burung, kami langsung bergerak. Logistik berupa Tami Flu langsung kita siapakan untuk warga yang berjarak 100 meter dari kandang ternak itik itu. DKK melakukan pemantauan selama 48 jam di wilayah itu,” ujar dr Guntur Subiyantoro.

Ditambahkan, selama pemantauan jika ditemukan penderita panas, akan patut diduga sebagai suspect Flu Burung. DKK akan berupaya ekstra melakukan antisipasi dengan Tami Flu. Tami Flu direkomendasikan untuk dikonsumsi warga dalam 5 hari dengan dosis 2 x 1.

“Sampai saat ini belum ditemui warga yang menderita demam ataupun panas. Semoga saja tidak ada. Kita sudah antisipasi dengan Tami Flu yang direkomendasikan diminum selama 5 hari berturut-turut dengan dosis 2 x 1,” tambahnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge