0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lagi, 3 Kontraktor Nakal Didenda Ratusan Juta

Ngadino, Kabid Pengairan DPESDM Wonogiri (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Setelah DPU (Dinas Pekerjaan Umum) Wonogiri memberikan denda bagi 24 kontraktor nakal, kini giliran DPESDM (Dinas Pengairan Energi dan Sumber Daya Mineral) melakukan hal serupa pada 2012. Para kontraktor itu kena denda lantaran terbukti menyalahi komitmen awal sesuai perjanjian kontrak kerja.

Dalam perjanjian, setiap kontraktor diberi tenggat waktu tertentu dalam merampungkan suatu proyek pekerjaan. Nah, ternyata, ada beberapa kontraktor tidak tepat waktu menyelesaikan pekerjaan itu. Kepada mereka akhirnya, dinas mewajibkan pembayaran sejumlah uang sebagai denda.

“Kalau di DPESDM tahun 2012 kemarin ada 3 kontraktor yang kita denda. Kesemuanya terlambat menyelesaikan pekerjaan proyek. Harus didenda, supaya ada efek jera bagi lainnya,” ungkap Kepala DPESDM Arso Utoro melalui Kabid Pengairan, Ngadino di ruangannya, Senin (14/1).

Mereka yang didenda adalah satu kontraktor pemenang tender proyek DAK (Dana Alokasi Khusus)dan 2 lagi pelaksana pekerjaan DAU (Dana Alokasi Umum). Besaran nilai proyek yang mereka kerjakan masing-masing sekitar Rp 200 juta.

“Yang DAK terlambat 5 hari, karena memang rekanan itu malas. Kalau yang DAU, dua-duanya terlambat karena faktor akses jalan sebagai jalur transportasi materialnya lagi diperbaiki, sehingga pekerjaan menjadi molor,” sebut Ngadiyono.

Denda yang diberikan beragam, tergantung nilai kontrak dan lama keterlambatan. Namun, rumusnya adalah seperseribu nilai kontrak kali jumlah hari keterlambatan. Keseluruhan denda nantinya masuk ke kas daerah.

“Tahun 2013 ini kami punya sekitar 23 proyek yang akan dilelangkan, nilainya Rp 6,3 miliar. Perinciannya, Rp 1 miliar untuk pos pasca bencana, Rp 1 miliar dari DAU, dan sisanya Rp 4,3 miliar. Untuk meminimalisir adanya keterlambatan, kami akan terus menghimbau rekanan kontraktor berkomitmen bekerja sesuai kontrak,” pungkasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge