0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ratusan Siswa SD Deklarasikan Anak Solo Cintai Damai

Ratusan siswa SD Deklarasi Solo Cinta Damai, Minggu (13/1) di Pendhapi Gedhe Balaikota Solo. (Dok.Timlo.net/ Daryono)

Solo — Sedikitnya 300 anak sekolah dari berbagai sekolah di Kota Solo mendeklarasikan Anak Solo Cinta Damai di Pendhapi Gedhe Balaikota Solo, Minggu (13/1). Deklarasi itu yang diprakarsai Rotary Solo Pakarti itu ditandai dengan pelepasan Merpati oleh Walikota Hadi Rudyatmo bersama-sama para pelajar.

Sebelum pembacaan deklarasi damai yang dilakukan anak-anak SD tersebut, diawali dengan kegiatan membuat kreasi berisikan ungkapan-ungkapan damai. Elect President Rotary Solo Pakarti, Febri Hapsari Dipokusumo menjelaskan, dipilihnya tema Anak Solo Cinta Damai menyesuaikan dengan tema Rotary International yaitu Peace Through Service.

“Tema itu menekankan pelayanan antar sesama, antar bangsa agar tercipta perdamaian dunia,” kata Febri kepada Timlo.net, Minggu (13/1) di sela acara.

Febri menerangkan, rotary yang ada di seluruh dunia dihimbau untuk mengembangkan kegiatan-kegiatan yang terkait tema yaitu peace building. “Beberapa daerah di Indonesia mengadakan kegiatan serupa, hanya rata-rata pesertanya anak SMA dan mahasiswa. Untuk itu kami memilih pola yang berbeda dengan memilih anak-anak,” ungkapnya.

Dengan memilih anak-anak, sambung Febri, diharapkan bisa menanamkan inspirasi kedamaian itu sejak dini. “Kalau sudah besar itu kan sudah terlanjur terjadi seperti kekerasan kebrutalan. Makanya kami  sengaja mengambil pola yang berbeda dengan melibatkan anak-anak,” urainya.

Febri menambahkan, pihaknya melibatkan 30 siswa dari 274 sekolah dimana diambil 10 anak dari masing-masing sekolah. “Nantinya setelah ini kami harapkan bisa roadshow. Karena saat ini kan baru sampling. Sehingga kami bisa ketemu dengan anak-anak yang lebih besar,” imbuhnya.

Sementara, Walikota Solo Hadi Rudyatmo mengatakan pentingnya keberlanjutan kegiatan tersebut. “Kegiatan ini tidak boleh hanya berhenti di sini, mengingat yang hadir di sini kan hanya 300 anak,” ungkapnya.

Lebih jauh, Rudy, sapaan Walikota mengatakan, dengan pendidikan karakter yang dilakukan sejak dini diharapkan anak-anak itu nantinya bisa menjadi pemimpin-pemimpin yang berkancah di kancah internasional.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge