0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Persebaran Guru Belum Merata

Solo — Di awal tahun 2013 bidang pendidikan mendapat sorotan tersendiri di kalangan masyarakat. Beragam persoalan  masih melilit, di antaranya perombakan kurikulum dan penghapusan RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional) serta belum meratanya mutu pendidikan.

Ketua Ikatan Sajana Pendidikan Indonesia (ISPI) Prof Sunaryo Kartadinata mengatakan, mutu pendidikan yang belum merata disebabkan faktor persebaran guru. “Persebaran guru yang belum merata itu bisa menyebabkan mutu pendidikan menjadi tidak merata. Indonesia itu sebenarnya bukan tidak memiliki guru yang cukup, tapi karena persebarannya yang tidak merata,” jelasnya kepada wartawan usai mengisi materi seminar “Isu-isu Strategis Pendidikan di Indonesia”, di Universitas Tunas Pembangunan (UTP), Kampus Balekambang, Solo, Sabtu (12/1).

Menurutnya, dengan diberlakukannya otonomi daerah seharusnya pemerataan guru bisa lebih maksimal. Selain itu pemerataan infrastruktur yang kurang, mutu guru yang berbeda, satandar anggaran, hingga mindset pendidikan.

Isi dari Undang-undang Sisdiknas no 20 tahun 2003 sebenarnya sudah bagus, hanya saja kurang bisa diimplementasikan secara komprehensif. Selain itu guru juga tidak terlalu memperhatikan proses belajar artinya hasil tes merupakan ukurannya. “Siswa dinilai dari hasil akhir misal melalui penugasan, mengisi lembar kerja siswa dan dilakukan dengan kuantitatif, sementara lingkungan yang mengedepankan proses acapkali dilupakan,” katanya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge