0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ganggu Lingkungan, Warga Tuntut Kandang Ayam Ditutup

Sragen – Karena mengganggu lingkungan, warga yang berasal dari dua dukuh di Desa Krebet, Kecamatan Masaran menuntut agar kandang ayam milik PT Lestari Farm ditutup. Selain itu keberadaan kandang ayam tersebut juga disinyalir tidak memiliki ijin.

Tidak kurang dari 80 kepala keluarga (KK) dari total 150 KK yang ada di Dukuh Gemblak dan Dukuh Guworejo mengeluhkan bau tidak sedap yang berasal dari kandang ayam yang dibangun sejak tahun 2009 tersebut. Bau itu semakin menyengat jika datang musim hujan seperti sekarang ini.

Menurut keterangan Ketua RW 10, Desa Krebet, Handoko, Jumat (11/1) antara warga di kedua dukuh tersebut yang tinggal di sekitar kandang ayam tersebut telah melakukan audiensi dengan pemilik PT Lestari Farm, Darwin Chewijaya. Dalam audiensi yang dilakukan di Balai Desa Krebet itu juga dihadiri Kepala Desa Krebet, Haryanto, Kepala Seksi (Kasi) Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Masaran yang mewakili Camat Masaran, Wisarto Sudin.

Handoko mengungkapkan audiensi berlangsung alot, karena warga mengetahui keberadaan kandang ayam permanen itu tidak memiliki surat izin sejak kali pertama didirikan. Warga juga merasa dibohongi oleh pihak desa yang kurang terbuka perihal izin lingkungan.

“Warga menuntut kandang ayam permanen dengan pagar tembok keliling itu ditutup dan berhenti beroperasi. Kandang ayam berdiri tanpa izin. Keberadaan kandang ayam menyebabkan bau dan lalat berkeliaran di rumah,” kata Handoko.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge