0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ndalem Joyokusuman Jadi Ruang Publik

Solo – Pemkot Solo siap menyulap Ndalem Joyokusuman menjadi ruang budaya publik. Upaya tersebut seiring dengan Putusan Kejaksaan Agung (Kejagung) yang menerima permintaan hibah atas bangunan yang terletak di Kelurahan Gajahan, Pasar Kliwon tersebut.

Walikota Solo Hadi Rudyatmo menjelaskan, sebelum dijadikan sebagai aset Pemkot, Ndalem Joyokusuman akan didaftarkan sebagai sebagai benda cagar budaya (BCB) terlebih dahulu. “Didaftarkan dulu sebagai BCB. Setelah menerima surat secara resmi tinggal dikoordinasikan dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) dan Dinas Tata Ruang Kota (DTRK),” katanya kepada wartawan, Jumat (11/1).

Untuk pemanfaatannya, rumah yang dahulu pernah ditinggali oleh mantan Kepala Bulog Widjanarko Puspojo tersebut akan dijadikan sebagai ruang publik yang bernuansa budaya. “Bisa dijadikan ruang pameran ataupun sebagai ruang ekspo. Yang menarik, bangunan itu termasuk kategori bangunan kuno,” terangnya.

Nantinya, jika sudah ditetapkan sebagai BCB, perawatan bangunan yang megah berdiri sejak era Paku Buwono X tersebut bisa mendapatkan insentif dari APBN. Selain itu, Pemkot juga bisa mengucurkan bantuan dari APBD sebagai dana pendamping.

Sebelumnya, Pemkot telah mengirim surat permohonan kepada kejaksaan sebanyak dua kali pada tahun 2012 lalu. Dalam surat itu, Pemkot ingin mengambil alih aset yang telah disita oleh Kejaksaan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge