0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Langgar 5 Hari Kerja, 7 SKPD Dilaporkan Bupati

Pemkab Boyolali mulai menerapkan program lima hari kerja (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Sepuluh hari pelaksanaan Lima Hari Kerja di Pemkab Boyolali, banyak ditemukan pelanggaran. Setidaknya 7 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) telah dilaporkan ke Bupati oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) karena melakukan pelanggaran.

Kepala BKD Boyolali, Untung Rahardja menjelaskan, dari 53 SKPD di jajaran Pemkab Boyolali, 7 SKPD ditemukan banyak pelanggaran. Hanya saja, BKD belum mau memberikan bentuk pelanggaran yang ditemukan di tujuh SKPD tersebut saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak).

“Senin (14/1) nanti kita buka semua,” kilah kepala BKD, Untung Rahardja, ditemui di ruang kerjanya, Jumat (11/1).

Dalam Sidak. BKD menemukan belasan PNS yang mangkir saat jam kerja. Berbagai alasan ditemukan tim saat melakukan Sidak, di antaranya dinas luar, pulang ke rumah, belanja hingga makan. PNS yang dinilai mangkir tersebut saat ini belum ditentukan bentuk sanksi yang akan diberikan. Pihaknya masih menunggu laporan dari tiap-tiap SKPD.

Pelaksanaan monitoring sendiri dilakukan tiga tim berbeda, tim BKD yang bekerjasama dengan Satpol PP, Inspektorat dan tim khusus yang dibentuk bupati. Masing-masing tim berhak menentukan kapan pelaksanaan monitoring dilakukan. Penerapan lima hari kerja di jajaran Pemkab Boyolali dimulai pertanggal 2 Januari 2013.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge