0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dewan: Kasihan Guru dan Siswa

Banyak MCK SD di Solo Tidak Layak

Abdul Ghofar Ismail (Dok.Timlo.net/daryono)

Solo —  Tahun ini, sejumlah sekolah dasar (SD) di Kota Solo mendapatkan anggaran pembangunan MCK (mandi, cuci, kakus) dari APBD 2013. Total anggaran pembangunan MCK SD tersebut sebesar Rp 504,085 juta.

Direncanakan, renovasi atau pembangunan MCK di satu sekolah akan mendapat alokasi Rp 10 juta sampai Rp 15 juta. Meskipun demikian, belum dipastikan, berapa jumlah sekolah yang MCK-nya akan dibangun atau direnovasi dengan anggaran tersebut.

Sekretaris Komisi IV DPRD Solo, Abdul Ghofar Ismail mengatakan, selama ini pembangunan atau rehab gedung sekolah, seringkali tidak menyentuh ke MCK. Hal itu dikuatkan dengan inpeksi mendadak (Sidak) yang pernah dilakukan Komisi IV.

“Pernah kami temui waktu Sidak, ada sekolah yang gedungnya bagus setelah direnovasi, tapi malah MCK-nya nunut sekolah tetangga karena tidak punya MCK sendiri,” katanya, di Geduang Dewan, Jumat (11/1).

Selain itu, diketahui pula, banyak SD yang kondisi MCK-nya tidak layak. “Padahal ini tidak bisa dibilang sepele. Kasihan siswa dan guru, kalau kondisi MCK-nya memprihatinkan,” ungkapnya.

Permasalahan lainnya, sering dijumpai ruang MCK sekolah tidak sebanding dengan jumlah siswa. Akibatnya, siswa harus antre saat akan buang hajat, karena ruang MCK terbatas.

Ghofar menambahkan, jumlah sekolah yang MCK-nya akan dibangun atau direnovasi ditentukan oleh tim survei dari dinas terkait. Survei akan memastikan, apakah MCK di sebuah sekolah masih layak, perlu direnovasi atau perlu dibangun ulang.

“Di Solo ada 294 SD negeri dan swasta. Yang negeri ada 190 sekolah. Tentu tidak semua MCK di SD akan diperbaiki atau dibangun ulang. Nanti lihat kondisinya. Kami juga masih menunggu data dari tim surveinya Dikpora,” imbuhnya



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge