0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

19 Januari Gelar Musorkot

Masa Kepemimpinan Ketua Umum KONI Solo Berakhir

Ketua Panitia Imlek Bersama, Sumartono Hadinoto (Dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo —  Masa jabatan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Solo untuk periode 2009-2013 yang diemban Sumartono Hadinoto akan berakhir dalam waktu dekat. Pengurus cabang (Pengcab) KONI Solo pun akan menggelar Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) pada 19 Januari mendatang, dengan agenda menentukan Ketua Umum KONI Kota Solo yang baru untuk periode 2013-2017.

Pihak panitia melalui Screening Committe (SC) dan Organizing Committe (OC) telah mempersiapkan penyelenggaraan Musorkot dengan membuka selebar-lebarnya pintu pendaftaran bagi calon Ketua Umum KONI Solo yang baru.

“Saya berterimakasih sebelumnya karena sudah bisa bergabung dengan KONI Solo. Selain karena faktor usia, kelanjutan tongkat estafet kepemimpinan di KONI juga butuh regenerasi. Tidak sehat bila organisasi tak bisa melakukan regenerasi. Setelah ini biar saya menghabiskan waktu untuk keluarga saya. Saya yakin KONI ke depannya bisa lebih baik,” ungkap Sumartono Hadinoto kepada para wartawan, Jumat (11/1) siang.

Menurut Sumartono, sselama ini sudah banyak perubahan positif di KONI, seperti adanya tim anggaran menyangkut pemakaian APBD untuk bidang olahraga. “Selain itu juga punya tim monitoring evaluasi yang sangat penting. Saya berharap arena Porprov di Banyumas harus tetap bisa berprestasi seperti saat menjadi tuan rumah Porprov 2009. KONI Kota Solo juga mendapat predikat KONI terbaik se-Jateng,” tambah Sumartono.

Sumartono berharap, dengan adanya perpindahan tongkat estafet di tubuh KONI Kota Solo, prestasi para olahragawan di Kota Bengawan ini tetap terus berlanjut. Pengurus KONI yang baru diharapkannya untuk tetap bekerja dengan maksimal demi prestasi olahraga Kota Solo.

“Siapapun nanti pengurusnya atau Ketua yang baru tetap bisa memberikan prestasi. Meski dana dari APBD sangat kecil, tetap bisa menjaring atlet berkualitas melalui kejuaraan-kejuaraan. Akan sangat membantu bila ada kepedulian dengan cabang-cabang yang kurang mendapat minat,” terangnya lagi.

Secara terpisah, Wakil Ketua Umum KONI Solo Gatot Sugihartono mengatakan, sebenarnya para pengurus belum sepakat melepas masa kepemimpinan Sumartono sebagai Ketua Umum. Kendati demikian, mau tidak mau keputusan tersebut harus diterima dengan legowo. Untuk itulah panitia Musorkot mulai mempersiapkan diri bahkan akan membuka pendaftaran calon Ketua Umum yang tak terbatas.

“Persiapan Muskorkot ini sudah kami siapkan dengan matang. Kenapa diadakan Januari karena harus tepat waktu. Sebenarnya kami pengurus belum rela. Bahkan kami meminta ke KONI Provinsi kalau bisa mundur setelah Porprov. Tetapi bisanya mundur maksimal 6 bulan setelah masa kepemimpinan berakhir,” katanya.

Ditambahkan, Musorkot akan digelar pada 19 Januari di Balai Tawangarum (Balaikota Solo) jam 08.00 WIB dengan jumlah pesertanya 100. “Untuk pendaftaran dibuka tanggal 14-18 Januari di kantor KONI Solo. Syaratnya bebas boleh dari umum boleh pengcab, toh yang memilih saat musyawarah. Tidak harus orang olahraga, yang jelas bisa membantu olahraga di kota Solo. Tidak ditentukan jumlah calon, silahkan siapapun terbuka mau jadi ketua KONI yang penting komitmennya,” pungkas Gatot.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge