0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pakai NAT, Screening Darah PMI Solo Lebih Akurat

Gedung PMI Kota Surakarta di Jl Kol Sutarto, Jebres (dok.timlo.net/facebook pmi)

Solo – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surakarta terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Guna meningkatkan kualitas darah, sebagai salah satu pelayanan utama, PMI Kota Surakarta mendapatkan bantuan alat Nucleat Acid Technology (NAT) dari Kementerian Kesehatan.

Sekretaris PMI Kota Surakarta, Sumartono Hadinoto menjelaskan NAT merupakan alat yang mampu menscreening darah secara lebih dalam sehingga benar-benar aman. “Dengan alat ini pencemaran darah dari pendonor bisa terdeteksi lebih cepat dan akurat. Kualitas darah PMI Surakarta akan lebih baik,” ujarnya kepada Timlo.net, Kamis (10/1).

Ditambahkannya, alat yang merupakan produksi Amerika ini diperkirakan harganya mencapai miliaran rupiah. “Saya tidak hafal berapa harganya. Tetapi kisarannya miliaran rupiah,” sambungnya. Namun, berdasarkan informasi yang Timlo.net akses dibeberapa situs internet, alat NAT ini seharga Rp 6 miliar.

Disinggung soal ketersediaan darah, Sumartono menjamin stok di PMI Solo terkontrol dengan baik. “Delapan tahun ini tidak ada masalah. Terkontrol dengan baik,” ungkapnya.

Masyarakat yang membutuhkan darah, sambung Sumartono, dapat langsung menghubungi PMI. “Memang ada biaya yang harus dikeluarkan pasien saat mengambil darah. Namun biaya itu merupakan biaya pemeliharaan darah selama di PMI. Jika darahnya sendiri sebenarnya gratis, karena kami mendapatkan dari donor juga gratis,” ungkapnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge