0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kawasan Berikat Diproyeksikan Terus Bertumbuh di Soloraya

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Surakarta (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo — Kawasan berikat (bonded zone) keberadaannya diproyeksikan bakal terus bertumbuh di kawasan Soloraya. Kondisi ini sangat mungkin terjadi, mengingat jika berkaca dari tahun-tahun sebelumnya jumlah kawasan berikat di wilayah ini senantiasa bertambah.

Seperti diutarakan Kepala Subseksi Pelayanan Informasi Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Surakarta, Edy Tri Gunawan, jumlah kawasan berikat di Soloraya pada 2013 ini diperkirakan akan kembali bertambah. Hal ini tentu saja berdasar pada kondisi riil di lapangan yang mana dalam beberapa tahun terakhir terus terjadi penambahan dari 23 menjadi 25 dan terakhir menjadi 27 kawasan berikat.

“Kami memang tidak tahu pastinya, apakah tahun ini akan bertambah atau tidak karena pengaruh krisis global. Hanya saja, kalau melihat tren di 2012 kemungkinan nanti akan ada penambahan lagi,” katanya, saat ditemui wartawan di kantor setempat, Kamis (10/1).

Selain tekstil dan produk tekstil (TPT) yang cukup mendominasi, kawasan berikat di Soloraya menurut pegawai Pelaksana Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Surakarta, Rendy Satya, juga terdiri dari banyak jenis industri mulai dari plastik, peralatan tulis, sarung tangan golf hingga pakaian dalam wanita.

Sebagaimana diketahui kawasan berikat merupakan tempat penimbunan berikat. Dalam hal ini untuk menimbun barang impor dan/atau barang yang berasal dari tempat lain dalam daerah pabean guna diolah atau digabungkan yang hasilnya terutama untuk diekspor.

Pembentukan kawasan berikat sendiri dilakukan dalam rangka meningkatkan investasi, terutama guna menggenjot ekspor.  Adapun fasilitas yang diberikan,  di antaranya pembebasan cukai dan penangguhan bea masuk.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge