0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Wanita, Pasar Potensial yang Wajib Disentuh Industri

Ilustrasi (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo – Segmen wanita diyakini kalangan pelaku industri merupakan pasar potensial yang bisa digarap, selain kalangan muda dan netizen alias pengakses dan pengguna aktif internet.

Perilaku Kaum Hawa yang dikenal sebagai pemburu belanja jelas memberi peluang besar bagi sektor industri untuk menggaet segmen ini. Apalagi berdasarkan hasil survei perilaku belanja wanita, diketahui bahwa sebanyak 24,9 persen wanita masuk dalam kategori retail victim alias korban ritel.

Sementara 56,5 persen wanita merupakan bargain hunter. Sisanya, sebanyak 8,4 persen tercatat memiliki perilaku lazy shopper dan 10,2 persennya lagi termasuk golongan emotional saver.

Selain itu, karakter Kaum Hawa yang cenderung berperan dominan dalam penentuan kebijakan belanja keluarga, diakui Direktur PT Grahamulya Wirastama (owning company The Sunan Hotel Solo), Dicky Sumarsono CHA, telah memberi ruang bagi sektor industri untuk menggaet segmen ini.

“Pasar wanita ini luar biasa. Jadi perlu kita garap secara serius karena dia jadi penentu keuangan di keluarga, bahkan di perusahaan,” ujarnya kepada wartawan, di sela-sela acara seminar sehari bertajuk ‘Leading Change in A Dynamic Environment’, di salah satu rumah makan di kawasan Jl Adisucipto, Kamis (10/1).

Besarnya potensi pasar wanita ini tentu saja tidak lepas dari kian meningkatnya jumlah masyarakat kelas menengah di Indonesia. Lifestyle alias gaya hidup yang mengarah pada pola modernitas telah membuat selera wanita makin dinamis.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Doni P Joewono, menyatakan bertumbuhnya masyarakat kelas menengah secara otomatis akan memacu peningkatan nilai konsumsi. Bagi wanita, besarnya kemampuan ekonomi keluarga sudah pasti akan mendorong pola pembelanjaan di luar kebutuhan pokok.

“Sifatnya leisure seperti untuk kecantikan, ke salon atau pusat-pusat perawatan tubuh sampai beli mobil yang jelas di luar kebutuhan pokok. Apapun yang tumbuh dari konsumsi sifatnya positif dan ini menjadi peluang bagi pelaku bisnis,” pungkas dia.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge