0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Di Bayat, Klaten

Lesus Ngamuk, Puluhan Pohon dan Rumah Ambruk

Rumah warga yang roboh akibat tertima poho setelah diguncang angin kencang alias lesus (dok.timlo.net/indratno eprilianto)

Klaten —  Bencana angin ribut (lesus) kembali mengobrak-abrik sebagian wilayah Klaten, Kamis (10/1) siang. Akibat peristiwa ini, puluhan pohon di Kecamatan Bayat tumbang dan satu rumah roboh.

Angin ribut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Puluhan pohon tumbang terjadi di empat desa, di antaranya Desa Tegalrejo, Desa Krikilan, Desa Banyuripan dan Desa Jarum, Kecamatan Bayat. Dari kejadian ini, tiga rumah rusak di Desa Banyuripan dan Desa Jarum.

Rumah milik Sri Lestari (55) warga Dukuh Nggulen RT 001/ RW 006 Desa Banyuripan roboh tertimpa pohon kelapa. Aliran listrik sempat terputus akibat kejadian itu.

“Saat kejadian saya sedang menata baju-baju dari jemuran. Tiba-tiba terdengar suara benturan dari arah rumah. Setelah saya cek ternyata rumah sudah hancur tertimpa pohon kelapa,” ujar Sri Lestari saat ditemui Timlo.net di kediamannya, Kamis (10/1).

Sri Lestari hanya bisa pasrah melihat rumahnya yang hancur. Sementara para tetangga langsung bergotong-royong mengevakuasi pohon tumbang. Warga juga membuat penyangga darurat untuk memasang jaringan listrik yang putus di rumah Sri Lestari.

“Rumah tidak bisa lagi ditempati. Untuk sementara waktu saya menginap di rumah tetangga hingga keadaan pulih,” ujar Sri Lestari.

Sementara itu, pohon tumbang juga menimpa rumah milik Sumo Diharjo (60) dan Danil Suroyo (35), keduanya warga Dukuh Karanggumuk, Desa Jarum. Meski tidak roboh namun pohon jati telah merusak sebagian rumah keduanya.

Camat Bayat, Edy Purnomo, mengatakan peristiwa angin ribut terjadi saat cuaca cerah pada Kamis siang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian ditaksir hingga puluhan juta rupiah.

“Kami masih melakukan pendataan mengenai kerusakan akibat peristiwa angin ribut,” ujarnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge