0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ilmuwan Atasi Tuli dengan Tumbuhkan Rambut Telinga

Timlo.net — Para peneliti menemukan sebuah kemungkinan solusi untuk mengatasi tuli yaitu menumbuhkan kembali rambut di telinga. Rambut kecil yang terdapat di telinga berfungsi untuk mendeteksi suara. Nah, penyakit tuli biasanya terjadi karena adanya gangguan di rambut kecil tersebut.

Tapi kini para peneliti Amerika Serikat (AS) mampu menumbuhkan kembali rambut kecil tersebut dalam percobaan yang dilakukan terhadap tikus dengan cara menyuntikkan sebuah obat.

Memang pendengaran normal tidak pulih, alih-alih tikus yang sebelumnya tidak bisa mendengar apapun bisa mendeteksi suara-suara tertentu seperti suara pintu ditutup.

Para ahli berkata bahwa mereka “sangat senang” tapi mengatakan bahwa masih jauh untuk bisa mengaplikasikan hal ini kepada manusia. Penelitian ini dipublikasikan di jurnal Neuron.

Untuk bisa mendengar, gelombang suara yang masuk ke telinga harus diubah menjadi sinyal elektrik di mana otak akan mengerti. Langkah pertama dalam proses ini terjadi di telinga bagian paling dalam di mana getaran-getaran menggerakkan rambut kecil dan gerakan itu menciptakan sebuah sinyal elektrik.

Penelitian ini, yang dilakukan oleh Massachusetts Eye and Ear dan Harvard Medical School, meneliti tikus yang benar-benar tuli dan tidak memiliki rambut kecil apapun di telinga.

Sebuah obat digunakan untuk menumbuhkan rambut tersebut. Salah satu peneliti, Dr Albert Edge mengatakan, “Sebelumnya tidak mungkin untuk menumbuhkan sel-sel rambut pada mamalia dewasa, hal ini sangat menarik. Untuk kali pertama, hal ini bisa dilakukan.”

Scan otak yang dilakukan pada tikus  menunjukkan bahwa mereka bisa mendengar suara-suara tertentu. “Ada sebuah perkembangan kecil, tapi bukan perbaikan yang besar. Mereka bisa mendeteksi suara keras dalam sebuah frekuensi rendah seperti suara pintu ditutup atau suara lalu lintas,” kata Dr Edge dilansir dari BBC.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge