0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ricki Martin Jadi Korban Pengeroyokan

Sragen —  Ricki Martin (15), seorang pelajar sebuah sekolah di Sragen menjadi korban pengeroyokan dalam tawuran pelajar. Akibat peristiwa itu korban mengalami luka memar pada bagian mata, sobek pada mulut bagian dalam dan memar pada  bagian kepala.

Ricki yang beralamat di Cantel Wetan, Kelurahan Sragen Tengah, Kecamatan Sragen mengaku dipukuli oleh terlapor, Joko Santoso (17) yang juga berstatus pelajar, asal Karanggunan, Kelurahan tangkil, Sragen. Terlapor bersama kawan-kawannya melakukan pengeroyokan terhadap korban dekat sebuah warung yang ada di belakang Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Sragen.

Peristiwa itu bermula ketika korban sepulang dari sekolah, Senin (7/1) sekitar pukul 15.00 WIB, menunggu temannya yang sedang mengambil sepeda motor di tempat parkir. Tiba-tiba korban dipanggil oleh terlapor di belakang warung tidak jauh dari MTsN Sragen. Karena dipanggil, korban kemudian berjalan dan mendekati terlapor tanpa merasa curiga sedikit pun.

Namun setelah korban mendekat, oleh terlapor justru dimaki-maki sambil misuh-misuh (mengeluarkan kata-kata kotor — Red). Bahkan terlapor saat itu sempat memukul korban dan menyuruh agar korban datang di lapangan Karang Tengah, Sragen. Permintaan terlapor itu pun juga dituruti oleh korban.

Sesuai kesepakatan, korban pun lantas mendatangi lapangan Karang Tengah dengan ditemani oleh Beni Kurnianto (14), asal Pandak Jobo, Kecamatan Sidoharjo, Sragen. Di tempat tersebut lagi-lagi korban dipukuli dan dikeroyok oleh terlapor dan teman-temannya yang sudah datang terlebih dahulu.

“Ketika datang di lapangan, di sana sudah ada Joko bersama teman-temannya. Kemudian saya langsung dikeroyok, dipukuli dan ditendang oleh teman-teman Joko,” kata Ricki di hadapan petugas.

Sementara itu Kapolres Sragen AKBP Susetio Cahyadi melalui Kasubag Humas Polres Sragen AKP Sri Wahyuni, Rabu (9/1) membenarkan adanya pengeroyokan yang menimpa korban. Namun, Sri belum bisa memberikan keterangan latar belakang dan motif di balik pengeroyokan tersebut.

“Kami belum tahu motifnya. Akibat pengeroyokan itu korban mengalami luka memar pada bagian mata, mulut bagian dalam sobek dan memar bagian telinga dan belakang kepala,” terang Sri Wahyuni.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge