0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pintu WGM Dibuka, Wonogiri Kota Kebanjiran

Rendaman air akibat meluapnya Bengawan Solo ketika pintu air WGM dibuka (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Alih-alih untuk mengurangi ketinggian air di dekat intake (pintu) Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri, pembukaan dua pintu air justru membuat sebagian wilayah Kecamatan Kota Wonogiri terendam banjir. Bahkan, air telah mencapai bagian dapur rumah warga.

Dibukanya dua pintu air WGM membuat Sungai Bengawan Solo di bawahnya meluap. Luapan airnya mencapai pemukiman rumah penduduk yang berada di pinggiran bantarannya. Paling tidak tiga lingkungan di dua kelurahan terendam.

Ketinggiannya bervariasi, namun paling dalam ada di Lingkungan Sukorejo RT 3 RW 13 Kelurahan Giritirto, yakni milik Bu Thomas Sarijo (66). Di bagian dapur rumahnya, air telah setinggi 40 sentimeter. Satu gudang besi tua di samping rumahnya juga ikutan terendam.

“Mulai terendam kemarin sore Mas. Waktu pintu dibuka 150 meter kubik per detik itu. Dan semakin dalam pas dibuka 200 meter kubik, ” ujar Bu Thomas, Rabu (9/1).

Sementara di Lingkungan Kedungringin RT 3 RW 12 Kelurahan Giripurwo air mulai menggenangi jalanan dalam kampung. Dan di Lingkungan Kajen RT 1 RW 11, Giripurwo, satu kandang sapi telah terendam hingga satu meter.

Salah satu warga, Lilik mengatakan, luapan Sungai Bengawan Solo ternyata membuat pemakaman umum Giripurwo hampir sepertiganya terendam. Pasalnya memang lokasi pemakaman berada tak jauh dari bantaran sungai. Tempatnyapun berada paling bawah diantara deretan rumah warga.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge