0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Listrik Naik, Mall Solo Siap Koreksi Service Charge

Solo Paragon Lifestyle Mall (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo – Kebijakan pemerintah menaikkan tarif dasar listrik (TDL) rata-rata 15 persen sepanjang 2013 sontak direspon kalangan pengelola pusat perbelanjaan modern (mall) di Kota Solo. Mereka siap mengoreksi service charge atau biaya yang dikenakan pengelola pada tenant atau penyewa.

Dua mall yang sudah bersiap melakukan penyesuaian, yakni Solo Grand Mall (SGM) dan Solo Paragon Lifestyle Mall. Khusus untuk SGM, di awal tahun ini, menurut marketing communication mall setempat, Evelyn Setiawan, pihak korporat telah melakukan pengkajian terkait penyesuaian service charge.

Hasilnya, sebagai bentuk kompensasi atas perubahan TDL dan biaya operasional lainnya, pihak pengelola rencananya akan menaikkan service charge sebesar Rp 5000 permeter/bulan. Kenaikan ini berlaku untuk seluruh tenant dan akan mulai diterapkan pada awal Februari 2013 mendatang.

Saat ini besarnya service charge di SGM cukup bervariasi mulai dari Rp 62 ribu permeter/bulan hingga Rp 80 ribu permeter/bulan. Sementara jumlah tenant yang ada mencapai lebih dari 500 tenant.

Di lain pihak, menyikapi kenaikan TDL yang diberlakukan secara bertahap tersebut, pengelola Solo Paragon Lifestyle Mall masih belum memutuskan untuk merevisi service charge. Operational Director Solo Paragon, Budianto Wiharto, mengatakan sejauh ini pihak korporat masih terus mempelajari perlu tidaknya dilakukan penyesuaian.

Satu hal yang pasti, saat ini service charge belum mengalami perubahan alias masih di angka Rp 40 ribu permeter/bulan hingga Rp 60 ribu permeter/bulan dengan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar sepuluh persen. Solo Paragon tidak akan menaikkan service charge jika memang biaya operasional masih dapat dikendalikan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge