0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bupati Janji Penuhi 4 Tuntutan Warga Tanggan

Ratusan warga Desa Tanggan, Kecamatan Gesi, Sragen berunjuk rasa di halaman kantor Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sragen. (dok.timlo.net/agung)

Sragen – Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman menyetujui tuntutan warga Desa Tanggan, Kecamatan Gesi untuk membangun insfrastruktur dan jaminan kesehatan bagi warga di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanggan.

Koordinator warga Desa Tanggan, Gesi, Jarwanto, Selasa (8/1) menjelaskan, dalam audiensi antara warga Tanggan dengan Bupati Sragen telah menyepakati 4 tuntutan warga Tanggan. Namun 2 tuntutan di antaranya baru akan direalisasikan pada tahun anggaran 2013 dan 2014, yaitu pengadaan air bersih dan pembangunan talut sungai yang diduga tercemar air lindi dari TPA Tanggan.

“Masalah jaminan kesehatan, pemerintah telah menyediakan kartu Saraswati. Sebagian warga pengguna kartu Menur dan Melati sudah mendapatkan. Saat ini kami mendata warga termasuk pengguna kartu Kenanga,” kata Jarwanto kepada timlo.net.

Kendati masih ada 2 masalah yang belum bisa dilaksanakan dalam waktu dekat ini, namun Jarwanto merasa optimis Pemkab Sragen akan merealisasikannya.  Apalagi dalam audiensi yang berjalan pada Senin (7/1) di Ruang Rapat Bupati, Agus memberikan semacam memo yang ditulis dengan tangan dan ditandatangani oleh bupati.

“Dalam audiensi itu bupati memberikan catatan yang ditulis dengan tangan dan ditandatangani oleh beliau. Kemudian itu diperbanyak dan diberikan kepada kami. Menurut bupati itu sebagai tanda bukti kalau bupati mempunyai janji kepada warga tanggan,” katanya.

Hadir dalam audiensi dengan warga Tanggan tersebut, Kepala BLH, Marijo, Kepala DPU, Zubaidi, Kepala UPTPK, Suyadi dan Asisten I Bagian Pemerintahan dan Tata Praja Setda Sragen, Parsono.

Sedangkan dari pihak warga Tanggan ada perwakilan 7 orang yang didampingi oleh Bayan Desa Tanggan, Eko Heru Sumanto, Kepala Desa Tanggan, Eko Pujiyanto, Camat Gesi, Bambang Eko Budi Santoso dan Ketua LSM Forum Masyarakat Sragen (Formas), Andang Basuki.

Jarwanto menambahkan, apa yang menjadi tuntutan dan keinginan warga Tanggan sedikit demi sedikit sudah menemui titik kejelasan dengan dipenuhinya tuntutan mereka oleh Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman. Seperti diketahui sebelumnya, pada Senin (10/12/2012) lalu ratusan warga Desa Tanggan, Kecamatan Gesi, Sragen berunjuk rasa di halaman kantor Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sragen. Mereka melempari halaman kantor BLH dengan sampah lantaran kecewa karena lingkungan tempat tinggal mereka dijadikan lokasi tempat pembuangan sampah (TPA) selama puluhan tahun. Sedangkan warga Tanggan tidak memperoleh kompensasi apa pun dari Pemkab Sragen.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge