0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Los Terlalu Sempit, Pedagang Sayur Ngeluh

Pedagang Pasar Sayur Cepogo, Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Pasar Sayur Cepogo yang baru saja diresmikan Bupati Boyolali, Seno Samudro, dikeluhkan pedagang. Pasalnya, los yang mereka tempati terlalu sempit sehingga menyulitkan untuk menyimpan barang dagangan. Selain itu, tidak adanya ruang parkir yang luas bagi mobil pengangkut sayuran mengakibatkan pedagang kesulitan melakukan bongkar muat dagangan.

Bagi pedagang sayuran, ukuran los 1,3 x 2,5 meter per kaveling dinilai sangat sempit. Akibatnya, sejumlah pedagang terpaksa menyimpan dagangan di rumah atau di luar pasar. Sebagian pedagang bahkan terpaksa menaruh barang dagangan di lokasi parkiran.

“Sempit sekali, tidak bisa buat naruh sayuran. Untung los samping tidak ditempati, bisa saya gunakan sementara tapi kalau pemiliknya datang ya terpaksa saya geser,” ungkap Yahmi, pedagang asal Sukabumi, Cepogo ditemui di losnya, Selasa (8/1).

Yahmi mengaku, selama ini tidak ada proses pengundian los. Pihaknya juga menyayangkan penyamarataan bagian los antara pedagang besar dan kecil. Mestinya luasan los dibedakan. Bagi Yahmi, los yang dia tempati hanya mampu menampung 5-10 karung kentang saja.

Wakil Ketua DPRD Boyolali dari Fraksi PAN, Turisti Hindriya, mengatakan, pihak Dinas Pasar harus menata ulang pedagang dan luasan los. ”Harus ditata ulang, jangan sampai menimbulkan problem di kemudian hari,” tandasnya saat Sidak ke Pasar Sayur Cepogo.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge