0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Penggelapan Arisan, Sekdes Diberhentikan

Sekdes Kacangan, yang ditetapkans ebagai tersangka kasus penipuan dan penggelapan dana arisan motor (kanan) (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Boyolali akhirnya memberikan sanksi kepada Sekretaris Desa Kacangan yang diduga melakukan penipuan dan pengelapan dana arisam mobil yang dikelolanya. Sanksi yang diberikan berupa pemberhentian sementara dari jabatanya sebagai Sekdes.

Selain sanksi pemberhentian sementara dari jabatan, sekdes Tri Haryani (47) warga Kacangan, Andong, hanya berhak mendapat 70% dari gaji yang diterimanya, sementara untuk insentif dan tunjangan ditiadakan. Pemberian sanksi ini diberikan melalui SK Bupati Boyolali awal bulan ini.

Sanksi yang diberikan masih bersifat sementara karena pihak BKD masih menunggu ketetapan hukum dari Pengadilan Negeri Boyolali. Menurut Kabid pembinaan kepegawaian BKD, Agus Supriyadi, saat ini status sekdes masih tersangka dan baru diduga melakukan penipuan dan pengelapan. Selain itu, kasus yang menjerat karena bersifat delik aduan. Beda halnya dengan kasus yang menjerat guru cabul Suroso, kasusnya murni asusila sehingga bupati langsung mengeluarkan sanksi pemecatan.

“Ini kan masih diduga, jadi sanksi yang diberikan masih sebatas pemberhentian sementara, nanti kalau sudah ada ketetapan hukum,baru sanksi tegas akan kita berlakukan,” tandas Agus ditemui di ruang kerjanya, Selasa (8/1).

Sekdes Kacangan, Tri Haryani, saat ini statusnya tersangka dan ditahan di Mapolres Boyolali. Tersangka ditahan setelah petugas mendapatkan laporan pengaduan dari 20 korban yang merupakan peserta arisan mobil.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge