0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Empat Polisi Gadungan Gasak 1 Motor

Kapolsek Ngrampal AKP I Ketut Putra (dok.timlo.net/agung)

Sragen – Empat orang yang mengaku anggota Polri berhasil memperdayai korbannya. Febrianto (18), warga Dukuh Bago RT 17, Desa Ngepringan, Kecamatan Jenar, Sragen. baru-baru ini menjadi korban penipuan dan penggelapan yang dilakukan 4 orang yang mengaku sebagai anggota Polri. Akibatnya, selain kehilangan sebuah sepeda motor miliknya, dia juga ditinggalkan begitu saja oleh pelaku di daerah Kedawung, Sragen.

Penipuan terjadi saat korban, Senin (7/1) sekitar pukul 23.30 WIB melaju dengan sepeda motornya Suzuki Satria F dengan nomor polisi AD 2301 ACE, dari arah Paldaplang, Desa Kebonromo, Ngrampal menuju ke arah Utara. Namun sesampai di tempat kejadian, tepatnya di depan SD Negeri IV Kebonromo, korban dihentikan oleh 4 orang. Kepada Febrianto, keempat orang tersebut mengaku sebagai anggota Polri.

Mereka kemudian membawa korban dengan diboncengkan menggunakan sepeda motornya menuju ke arah Selatan menuju Kecamatan Kedawung. Sesampainya di Waduk Botok, Kedawung, mereka berhenti. Pelaku  meminta korban agar turun dari kendaraan. Permintaan tersebut dituruti saja oleh korban.

Setelah korban turun, keempat pelaku langsung tancap gas membawa motor Suzuki Satria F Nopol AD 2301 ACE atas nama Endrawati dengan alamat Wuluhmandi RT 17/3, Desa Ngepringan, Jenar  dan meninggalkan korban sendirian di Waduk Botok. Atas peristiwa yang dialaminya korban kemudian melapor ke Polsek Ngrampal.

Kapolsek Ngrampal AKP I Ketut Putra, mewakili Kapolres Sragen AKBP Susetio Cahyadi, ketika dihubungi, Selasa (8/1) membenarkan tentang adanya peristiwa penipuan oleh 4 orang yang mengaku sebagai anggota polisi tersebut. Dari keterangan korban, kata Ketut, sebelumnya korban dikuntit terlebih dahulu, dipepet dan dihentikan.

“Mereka menuduh korban telah melakukan tindak pidana perampokan di Masaran. Empat pelaku itu kemudian mengajak korban untuk menyelesaikan masalah di Polres,” terang Ketut.

Bukannya dibawa ke Polres, tetapi korban malah diajak muter-muter sampai akhirnya di Waduk Botok, Kedawung. Salah satu pelaku sebelumnya juga sempat berkomunikasi dengan temannya, agar menunggu mereka di daerah Batu Jamus, Karanganyar.

Ciri-ciri pelaku berumur antara 35 sampai 40 tahun. Wajah tidak jelas karena memakai helm. Kasus ini masih dalam penyelidikan. Yang jelas mereka bukan anggota polisi,” pungkas Ketut.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge