0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tuntut Adanya Legalitas

Guru TK WB Wonogiri Rame-rame Labrak DPRD

Hearing guru TK WB Wonogiri dengan DPRD (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri —¬†Sejumlah guru TK yang tergabung dalam Forum Komunikasi Guru TK Wiyata Bhakti (FKGTWB) Wonogiri melabrak DPRD setempat, Selasa (8/1). Mereka menuntut pihak legislator ikut memperjuangkan keinginan mendapatkan legalitas atas pekerjaan mereka.

Dipimpin Ketua FKGTWB, Erza, para guru TK WB menginginkan adanya legalitas terhadap tugas kependidikan mereka. Dengan harapan suatu saat ketika ada pendataan tenaga honorer, legalitas bisa dijadikan syaratnya.

“Kami bekerja juga ikut mencerdaskan bangsa. Mbokyao ada kepedulian dari pemerintah, minimal ada semacam legalitas seperti SK (Surat Keputusan) tenaga honorer,” ujar Erza.

Saat ini, lanjut Erza, penghasilan para guru TK WB sangat jauh dari kata cukup. Berada di bawah UMK (Upah Minimum Kabupaten). Malah masih banyak yang penghasilan satu bulannya tidak sampai Rp 100 ribu.

Mendengar permintaan itu, Ketua DPRD Wonogiri Wawan SN mengatakan dalam PP Nomor 48 Tahun 2005 menegaskan, pemerintah daerah tidak boleh lagi mengangkat tenaga honorer. Namun, aspirasi para guru WB tersebut tetap akan disampaikan ke Pemkab Wonogiri dan sangat dimungkinkan untuk mengkonsultasikannya ke BKN (Badan Kepegawaian Negara).



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge