0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Banjir Surut, Giliran Longsor Mengancam

Pemasangan kantong pasir di tebing sungai Bengawan Solo, belakang rumah warga Daleman, Ngringo, Jaten, Karanganyar, Selasa (8/1) (dok.timlo.net/nanang rahardian)

Karanganyar —  Pasca banjir yang menggenangi Dusun Daleman, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Karanganyar, musibah kembali mengancam. Tebing sungai yang hanya berjarak beberapa meter dari rumah-rumah warga kembali longsor dan mengancam rumah warga.

Ada empat rumah yang terancam longsor parah yakni rumah Rosi, Ali, Slamet dan Ranto serta tebing di belakang Masjid Imam Santoso. Paling parah adalah rumah Rosi dan Ali yang hanya tinggal sejengkal dari dapur rumah.

Ketua Lingkungan Masyarakat Daleman, Anwar (45), Selasa (8/1), mengatakan, beberapa rumah memang terancam longsor selepas air surut. Bahkan beberapa rumah nyaris hanyut terbawa aliran sungai Bengawan Solo.

Anwar menambahkan, Balai Besar Wilayah Bengawan Solo (BBWBS) telah turun tangan dengan memberikan bantuan kantong kantong pasir yang di pasang di belakang rumah warga yang terancam longsor.

“Sejak  banjir surut kemarin, Balai Besar Wilayah Bengawan Solo terus menimbun tebing yang tergerus aliran sungai dan longsor,” ujarnya.

Lebih lanjut Anwar menjelaskan, sebenarnya jarak antara bibir sungai dan rumah warga lumayan jauh sekitar 3 meter, namun setelah ada proyek pemberian beton pancang oleh Balai Besar Wilayah Bengawan Solo, tebing diluruskan hingga jarak rumah dan bibir sungai tinggal satu meter. Saat ini proyek dihentikan sementara karena arus sungai yang cukup deras selama musim hujan kali ini.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge