0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kodim Sukoharjo Gelar Rakor

Penanggulangan Bencana Harus Satu Komando

Rapat koordinasi penanggulangan bencana di Aula Ruang IT Makodim Sukoharjo, Selasa (8/1) (dok.timlo.net/sahid b sutanto)

Sukoharjo — Kodim 0726/Sukoharjo menggelar rapat koordinasi penanggulangan bencana di aula ruang IT Makodim Sukoharjo, Selasa (8/1). Rapat diikuti seluruh stakholder penanggulangan bencana, di antaranya BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), SAR, Tagana, PMI, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Damkar, RAPI, TNI dan Polri.

Rakor yang dipimpin Kasdim 0726/Sukoharjo Mayor Tjatur S tersebut digelar untuk menyikapi bencana alam seiring datangnya musim penghujan, seperti banjir, tanah longsor dan angin kencang (puting beliung).

Dalam rakor tersebut dibahas tentang kesiapsiagaan BPBD dan instansi terkait dalam penanggulangan bencana yang terjadi di wilayah Kabupaten Sukoharjo. Kesiapsiagaan yang dimaksud meliputi SDM, sarana, prasarana dalam menangani korban bencana alam.

“Dalam mengukur kesiapsiagaan penanggulangan bencana sudah dilewati beberapa tahapan. Sebelumnya kita juga sudah melakukan uji protap yakni sosialisasi serta simulasi di Tegalmade dan Kadokan. Simulasi itu terbukti sudah dapat diterapkan dengan baik oleh warga saat terjadi banjir kemaren. Dalam rakor ini, kita sinkronkan lagi penanggulangan bencana yang lebih terorganisir diantara instansi terkait,” ujar Mayor Tjatur Supriyono, Selasa (8/1).

Menurut Kasdim, dalam penanggulangan bencana semua unsur dan steak holder harus terorganisir dengan baik. Sehingga tidak bertindak secara pribadi, yang memungkinkan proses penanganan terhadap korban bencana tidak maksimal.

“Dari evaluasi, seluruh instansi yang bergerak dalam penanggulangan bencana harus terorganisir dengan baik. Sehingga menjadi satu komando, yang memudahkan dalam penanggulangan bencana. Jangan bergerak sendiri-sendiri. BPBD, SAR, TNI Polri dan Pemkab harus bersatu dalam satu wadah. Dengan begitu akan memudahkan dan mempercepat koordinasi, serta memaksimalkan proses penanggulangan bencana di lapangan,” imbuh Mayor Tjatur.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge