0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Makan Makanan Berlemak Kurangi Sperma Hingga 40 Persen

Simbol Seks. (Dok:Timlo.net/Google Images.)

Timlo.net — Makan makanan kaya lemak jenuh tidak hanya meningkatkan resiko penyakit jantung, tapi bisa juga menurunkan jumlah sperma. Demikianlah hasil sebuah penelitian.

Para peneliti dari Denmark menemukan bahwa pria yang makan banyak lemak jenuh memiliki sperma yang lebih rendah dan kualitas sperma yang lebih buruk daripada mereka yang makan makanan sehat.

Hasil penelitian ini muncul di tengah-tengah kekuatiran tentang kualitas dan kuantitas sperma yang menurun di negara-negara Barat. Beberapa hasil penelitian juga menunjukkan jumlah rata-rata sperma telah turun lebih dari setengah selama lebih dari 60 tahun belakangan ini.

Untuk penelitian baru ini, sebuah tim dari Rigshospitalet di Copenhagen mensurvei dan meneliti 701 pria muda Denmark yang berusia sekitar 20 tahun dan melakukan checkup untuk militer antara 2008 hingga 2010.

Para peserta penelitian ini tidak sedang mencari perawatan kesuburan, tidak seperti pada penelitian sebelumnya di mana para partisipan sedang mencari perawatan kesuburan.

Para peserta penelitian ditanya tentang makanan apa yang mereka makan selama tiga bulan sebelumnya, dan diambil sampel air mani.

Para pria yang makan banyak lemak jenuh memiliki konsentrasi sperma 38 persen lebih rendah (45 juta sperma per ml) dan 41 persen jumlah sperma lebih rendah (128 juta) dalam air mani mereka bila dibanding dengan pria yang sedikit makan lemak  jenuh.

Mereka yang makan sedikit lemak memiliki konsentrasi sperma sebanyak 50 juta per ml air mani dan total sperma sekitar 163 juta.

Pemimpin dalam penelitian ini, Tina Jensen kepada Reuters mengatakan, “Kami tidak bisa mengatakan bahwa hal ini dikarenakan efek kebetulan, tapi saya berpikir penelitian lain telah menunjukkan bahwa konsumsi lemak jenuh telah menunjukkan sebuah koneksi dengan masalah lain dan sekarang juga dengan jumlah sperma.”

Lemak jenuh terdapat pada mentega, daging olahan, gorengan dan junk food lain yang mengandung minyak terhidrogenasi. Terlau banyak lemak jenuh bisa meningkatkan jumlah kolesterol di dalam darah, meningkatkan resiko penyakit jantung.

Penelitian ini bukanlah yang pertama yang menghubungkan pola maka dan faktor gaya hidup lain terhadap produksi dan kualitas sperma.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge