0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Investasi di Solo Tembus Rp 2,1 Triliun

Desain Pasar Induk Jongke (Dok.Ist)

Solo — Nilai investasi yang masuk di Kota Solo sepanjang periode Januari hingga November 2012 terbilang cukup fantastis. Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) setempat mencatat dalam sebelas bulan tersebut, besaran investasi mampu tembus di angka Rp 2,1 triliun.

Nilai ini, menurut Kepala BPMPT Kota Solo, Pujo Hariyanto, cenderung lebih besar ketimbang pencapaian di sepanjang 2011 silam sebesar Rp 2,01 triliun. Peningkatan tersebut tentu saja tidak lepas dari makin cepatnya proses perizinan yang diterapkan serta infrastruktur daerah yang mendukung, seperti sarana transportasi, keberadaan terminal peti kemas dan pergudangan serta akses lembaga perbankan.

“Investasi selain dari industri besar juga dari industri mikro, kecil dan menengah. Namun, besarnya investasi itu masih tetap didominasi industri besar seperti hotel,” papar Pujo, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (8/1).

BPMPT Kota Solo sendiri di sepanjang periode Januari hingga November 2012 telah menerbitkan 7351 jenis perizinan. Seperti 1035 izin mendirikan bangunan (IMB), 1318 surat izin usaha perdagangan (SIUP), 1124 tanda daftar perusahaan (TDP), 1182 izin gangguan (HO), 1477 izin reklame, 477 izin peruntukan ruang (IPR) dan 469 cetak petak.

“Saya harap pada 2013 ini investasi di Solo akan lebih baik lagi karena sudah ditunjang infrastruktur yang baik. Didukung proses perizinan yang cepat dan tepat,” pungkas Pujo.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge