0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

6000 Hektar Sawah Kebanjiran, Dispertan Upayakan Ganti Rugi

Mojolaban banjir, Sabtu (5/1). (Dok.Timlo.net/ Sahid B Susanto)

Sukoharjo — Sedikitnya 6000 hektar lahan pertanian di Kabupaten Sukoharjo terendam, bersamaan dengan banjir yang melanda sejumlah wilayah Sukoharjo 2 hari lalu. Dinas Pertanian Kabupaten Sukoharjo tengah mendata kerugian yang ditaksir akibat terendamnya lahan tersebut, saat tanaman padi mayoritas menjalani proses persemaian.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukoharjo, Giyarti mengatakan, hampir di seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Sukoharjo terdapat lahan pertanian yang terendam. Namun, kondisi terparah dialami di Kecamatan, Bulu, Weru, Tawangsari, Mojolaban dan Sukoharjo Kota. Rata-rata kondisi tanaman padi saat terendam baru berusia 1 sampai 1,5 bulan.

“Data yang masuk ke Dinas Pertanian, ada sekitar 6000 hektar lahan petani yang terendam. Jumlah itu tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sukoharjo. Untuk kerugian, kita belum dapat menghitung karena kondisi sawah di sejumlah wilayah berbeda-beda. Tetapi mayoritas saat terendam tanaman padi petani berusia antara 1 sampai 1,5 bulan,” ujar Giyarti di sela meninjau areal pertanian yang terendam di Kecamatan Bulu, Selasa (8/1).

Pihaknya akan mendata kerugian yang di alami petani, dan mengupayakan bantuan sebagai ganti rugi bagi tanaman padi petani yang mati akibat terendam. Dinas Pertanian akan membuat berita acara terkait bencana yang menyebabkan kerugian ribuan hektar tanaman padi petani di Sukoharjo kepada pemerintah pusat.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge