0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rumah Kelongsoran, Wagiyo Rugi Rp 65 Juta

Warga berdiri di bekas rumah Wagiyo menyaksikan lereng bukit yang longsor, Senin (7/1). (Dok.Timlo.net/ Aris Arianto)

Wonogiri — Senin (7/1) merupakan hari yang tidak akan dilupakan keluarga Wagiyo (56). Rumah seisinya yang telah ditempati puluhan tahun, hancur diterjang longsoran tanah. Wagiyo terpaksa merugi sekitar Rp 65 juta.

SelainĀ  Wagiyo, ada lagi satu tetangganya yang ikutan terkena longsor, yakni Pranoto (62), yang dinding rumahnya (terbuat dari bambu) roboh.

Kejadian yang berlangsung pukul 05.00 WIB pagi itu sontak membuat warga Dusun Ngampohan RT 1/RW 1 Desa Platarejo, Giriwoyo, Wonogiri berdatangan ke rumah Wagiyo. Mereka menjadi saksi mata ambruknya rumah limasan berdinding papan kayu tersebut.

“Tadi malam memang hujannya sangat deras Mas. Baru berhenti jam 4 pagi sehabis adzan Subuh. Tapi satu jam kemudian, tiba-tiba ada suara gemuruh seperti ada yang runtuh. Kami pun langsung keluar rumah. Dan ternyata bukit di belakang kami yang longsor, ” ujar Haryadi (35), tetangga Wagiyo.

Nahas bagi keluarga Wagiyo. Rumahnya yang berjarak paling dekat dengan bukit. Akibatnya, sebidang tanah miring setinggi 14 meter dan lebar 15 meter langsung bergerak menerjang rumah beserta isinya. Sebagian kecil menimpa rumah Pranoto.

Tak ada yang berhasil diselamatkan dari barang-barang milik Wagiyo, selain baju yang menempel di badan kelima anggota keluarganya. “Sekitar Rp 65 juta taksiran kerugian di rumah Wagiyo, kalau rumah Pranoto tidak sampai satu juta. Sementara ini Wagiyo sekeluarga mengungsi di rumah kerabatnya yang masih satu dusun,” terang Kadus Ngampohan, Tukiyo.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge