0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Perusakan Kafe di Masaran Mulai Disidangkan

Sragen – Enam orang pelaku perusakan sebuah kafe di Masaran Sragen mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Sragen, Senin (7/1). Mereka adalah Kholik Hasyim al Hasyim As’ari (49), warga Dukuh Pilang, Masaran; Dita Wisnu Wardana al Tsabit bin Wakijo (23), warga Dukuh Jati Masaran;  Al Fatah Pamuko Negoro (26), warga Papahan Karangayar; Ahmad Usman al Galih (19), warga Kaliwungu Kendal; Warsono al Tolkah (25), warga Jember Jatim; Yuskarman (28), warga Pasar Kliwon Solo; dan Ibd (16), warga Solo.

Agenda sidang pada hari perdana ini adalah mendengarkan dakwaan oleh jaksa penuntut umum (JPU). Berkas dakwaan terdakwa Kholik dipisah dengan 5 terdakwa lainnya, karena Kholik didakwa sebagai pengendali atau aktor dari perusakan kafe di Masaran yang terjadi  pada Selasa (30/10/2012) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Selain itu untuk berkas perkara atas nama Ibd, selain dipisah berkas dakwaannya, juga jadual persidangannya terpisah dengan lainnya. Alasannya karena Ibd masih di bawah umur (16 tahun).

Namun dakwaan untuk ke-6 terdakwa tetap sama, yaitu mereka diancam dengan pasal 170 ayat (1) KUHP tentang perusakan dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun dan Pasal 2 ayat (1) UU No.12/Drt/1951 tentang teror, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun.

Ketua Majelis Hakim, Purnomo Hadiyarto, ketika ditemui wartawan mengatakan, agenda sidang baru pembacaan dakwaan oleh JPU. Sidang dengan terdakwa Kholik digelar terlebih dahulu kemudian dilanjutkan lima santrinya. Agenda sidang berikutnya adalah pembacaan eksepsi dari penasihat hukum terdakwa, pada Senin (14/1) mendatang.

Jalannya persidangan mendapat pengamanan yang cukup ketat dari Polres Sragen. bahkan pengamanan juga didilakukan oleh Polresta Surakarta dan Brimob Surakarta. Setiap pengunjung yang masuk ke lokasi PN Sragen diperiksa petugas dengan menggunakan alat metal detector.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge