0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Indosat Bantah Terjadi Penyalahgunaan Frekuensi Radio

GALERI INDOSAT-Suasana pelayanan di Galeri Indosat Jl Slamet Riyadi, Purwosari Solo (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo – Manajemen PT Indosat Tbk (Indosat) membantah tudingan yang menyatakan telah terjadi penyalahgunaan frekuensi radio 2.1 GHz oleh IM2.

President Director and CEO Indosat, Alexander Rusli, menyatakan hingga hari ini, Indosat dan IM2 belum menerima informasi resmi terkait penetapan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran penggunaan frekuensi 2.1 GHz. Perseroan akan mengirim surat ke Kejaksaan Agung pada awal pekan ini guna meminta informasi terkait hal tersebut.

“Dugaan penyalahgunaan frekuensi radio 2.1 GHz adalah tidak benar. Kerjasama Indosat dan IM2 dalam penggunaan jaringan bergerak seluler (wireless) pada pita frekuensi radio 2.1 GHz adalah untuk menyediakan layanan internet IM2. IM2 adalah penyelenggara jasa akses internet yang masuk dalam kategori Penyelenggara Jasa Telekomunikasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 Butir 14 UU 36/1999,” tandasnya dalam siaran pers yang diterima Timlo.net, Senin (7/1).

Izin penggunaan frekuensi radio 2.1 GHz telah diberikan pada Indosat. Berdasarkan izin itu, perseroan membangun dan mengoperasikan jaringan telekomunikasi di frekuensi radio tersebut serta telah memenuhi seluruh kewajiban pembayaran Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) kepada negara. Dalam hal ini berupa upfront fee spektrum, biaya hak penggunaan frekuensi, biaya hak penyelenggaraan telekomunikasi dan kontribusi universal service obligation (USO).

“Indosat sudah memenuhi kewajiban pembayaran lisensi 2.1 GHz kepada pemerintah sesuai yang dipersyaratkan oleh peraturan yang berlaku,” pungkas Rusli.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge