0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

20 Menit Tertimbun Tanah Longsor

Meski Sadar, Parlan Tak Boleh Diajak Bicara

Parlan, korban tertimbun tanah longsor masih menjalani perawatan di rumah sakit (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Kondisi korban yang tertimbun longsor mulai membaik. Korban, Parlan (50) warga Dusun Wates Desa Lencoh Selo, kondisinya mulai membaik. Korban baru sadar dari masa kritis, Senin (7/1) pagi. Korban sendiri baru dipindahkan ke bangsal di ruang perawatan Flamboyan RSUD Pandanarang, Minggu (6/1) malam dalam kondisi belum sadarkan diri.

Parlan menderita trauma perut dan dada sehingga mengakibatkan tidak sadarkan diri dan kejang. Meski sudah sadar dari pingsan, korban belum boleh diajak komunikasi. Beberapa saudara dan kerabat korban masih menunggu di bangsal.

“Sudah sadar tadi pagi pukul 07.00 WIB, tapi belum boleh diajak bicara, kondisinya sudah tenang, tidak kejang-kejang lagi,” ungkap Sudiyo, adik korban ditemui di Ruang Perawatan Flamboyan.

Korban sempat mengalami kritis setelah tertimbun longsor selama 20 menit. Korban bersama dengan dua rekanya, tertimbun longsor saat hendak membersihkan tanah longsor yang menimbun jalan desa. Saat berada di bawah longsor, tiba-tiba tebing diatasnya longsor. Kedua korban, Giyanto dan Paijo,berhasil menyelamatkan diri, malang bagi Parlan, saat hendak lari tersandung kayu dan jatuh.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge