0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

175 KK Terisolir, Jalan Dibersihkan dari Longsoran

Warga mulai membersihkan jalan dari longsoran, agar tidak terisolir (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali —  Warga tiga dusun yang terisolir akibat akses jalan yang tertutup tanah longsor, hari ini, Senin (7/1), kembali melakukan upaya membuka jalan antar dusun. Dibantu anggota TNI, Polri dan Tim SAR, longsoran sedikit demi sedikit mulai dibersihkan dengan cara manual. Upaya pembersihkan jalan sempat dilakukan setelah longsor, Minggu (06/01), namun terhenti karena takut tebing diatasnya longsor.

Sedikit demi sedikit warga di tiga dusun, Wates (Desa Lencoh) dan Gesikan dan Tumut (Desa Jrakah), Kecamatan Selo mulai membersihkan longsoran yang menutup jalur. Untuk menghindari longsor susulan pada tebing setinggi 20 meter yang terdapat rekahan sepanjang 50 cm, tebing dipapras sedikit demi sedikit. Rencananya, bila tebing sudah aman, akan didatangkan alat berat.

Wakil Bupati Boyolali Agus Purmanto, yang melakukan kunjungan ke lokasi, Dukuh Wates, mengatakan, pihaknya akan mendatangkan alat berat setelah tebing yang membahayakan dipangkas sedikit demi sedikit. Diakui, kondisi medan yang terlalu curam menyulitkan alat berat untuk naik ke atas.

“Yang terpenting adalah keselamatan masyarakat, jangan sampai musibah tertimbun kemarin terulang lagi, maka tadi meski dilakukan secara manual, tapi sedikit demi sedikit,” ungkap Wabup.

Pihaknya berharap, hari ini, longsoran yang menutup akses jalan dan mengancam 175 warga terisolir bisa segera dibersihkan. Tertutupnya akses jalan membuat warga yang hendak menjual hasil pertanian terpaksa jalan kaki.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge