0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pipa Tertimbun Longsor, Warga Terancam Krisis Air Bersih

Warga bergotong-royong memperbaiki jaringan pipa air yang sempat tertimbun tanah longsor (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Bencana tanah longsor yang terjadi di Lereng Merapi-Merbabu mengakibatkan jaringan pipa air rusak. Jaringan pipa air yang berada dilereng rusak dan patah akibat tertimbun tanah longsor. Untuk mencegah krisis air, warga berusaha memperbaiki jaringan pipa secara swadaya.

Jaringan pipa air bersih yang rusak seperti di wilayah Desa Lencoh, Selo, setidaknya 250 jiwa terancam krisis air bersih. Pipa air yang mengalirkan air dari Puncak Gunung Merbabu, seperti di Tuk Sidodadi, Tuk Salam, Tuk Pampung dan Tuk Lencoh. Dari tuk-tuk air itu, kemudian disalurkan ke bak penampungan air bersih di rumah-rumah warga.

Sementara untuk memperbaiki pipa yang rusak, menurut Kades Lencoh, Sumardi, dilakukan secara swadaya antar masyarakat. Pasalnya, bila menunggu bantuan dari pemerintah akan memakan waktu lama. Padahal kebutuhan air sangat penting bagi warga, selain untuk kebutuhan sehari-hari, juga digunakan untuk pertanian dan peternakan.

“Kita swadaya saja, biar lebih cepat, tadi sudah ada beberapa warga yang melakukan penyisiran pipa hingga ke sumber utama,” tandas Sumardi, Senin (7/1).

Selain swadaya, pipa air yang patah dan bisa diperbaiki kembali disambung agar bisa digunakan kembali.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge