0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lagi, 37 Rumah Terancam Tanah Bergerak

Sejumlah warga yang tinggal di pinggir Sungat Serang terancam dampak tanah bergerak (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Sungai Serang mengancam 37 kepala keluarga (KK) di Dukuh Tegalsari, Desa Tegalsari, Karanggede, Boyolali. Selain ancaman banjir dan longsor, warga juga terancam dampak dari tanah bergerak. Kondisi rumah warga sendiri banyak yang retak-retak akibat tanah bergerak.

Komandan SAR Boyolali, Kurniawan Yoyok Prasetya, mengaku pihaknya saat ini membuka posko di sekitar lokasi. Diakui kondisi di lokasi sangat membahayakan terutama bila hujan deras turun. Berbeda halnya dengan lokasi bencana tanah bergerak di Gunung Wijil, Gondanglegi, Klego, ancaman terburuk warga di sana bangunan roboh.

“Kasusnya sama, ancaman tanah bergerak, hanya saja untuk wilayah Tegalsari, juga terancam banjir dari Sungai Serang, mereka kan tinggal di pinggir sungai,” ungkap Yoyok, panggilan akrab Komandan SAR Boyolali, Senin (7/1).

Terkait relokasi, diakui Yoyok, warga Tegalsari saat ini belum bersedia untuk di relokasi. Oleh karena itu, pihaknya meminta warga untuk selalu waspada terutama bila hujan deras. Terutama bila hujan deras turun lebih dari satu jam karena berpotensi terjadi banjir.

Di sisi lain, Bupati Boyolali Drs Seno Samudro, meminta kepada masyarakat yang berada di wilayah bencana, seperti tanah longsor dan banjir untuk selalu waspada dan hati-hati. Pihaknya juga meminta warga untuk menanam tanaman keras untuk mencegah longsor. ”Hati-hati bila hujan deras turun,” tandas Bupati.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge