0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Korban Angin Ribut Klaten Bertambah 1 Orang

Tim SAR Klaten melakukan evakuasi terhadap pohon tumbang akibat disapu angin ribut (Dok.Timlo.net/Indratno Eprilianto)

Klaten – Korban bencana alam berupa angin ribut di Klaten yang terjadi Minggu (6/1) sore bertambah satu orang. Kini total korban menjadi empat orang, tiga luka-luka dan satu orang shok berat.

Sumiyati (60) warga Dukuh Patran, Desa Kalitengah, Kecamatan Wedi mengalami shok berat atas peristiwa tersebut. Ia pun kini dibawa ke Rumah Sakit Cakra Husada Klaten untuk menjalani perawatan psikis.

“Sumiyati memang tidak tertimpa reruntuhan saat kejadian angin ribut pada Minggu sore kemarin. Namun ia shok jika mengingat kejadian itu,” ujar Camat Wedi Muhammad Himawan kepada wartawan, Senin (7/1).

Himawan menjelaskan, sedangkan ketiga korban yang tertimpa reruntuhan yakni Suparno (50), Mariyem (50) dan Firdaus (5). Meski kondisi ketiganya sudah membaik, namun mereka masih menjalani perawatan di RSUP dr Soeradji Tirtonegoro, Klaten.

“Bantuan untuk para korban angin ribut sudah mengalir. Namun berhubung korban masih di RS, maka diterimakan pada pengurus RT / RW yang disaksikan kepala desa,” ujar Himawan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten, Ronny Roekmito, mengatakan pihaknya akan mengupayakan kepada ketiga korban luka yang kini masih dirawat di RSUP itu untuk mendapatkan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).

“Kami sudah memberikan rekomendasi kepada RSUP dr Soeradji Tirtonegoro dan PT Askes, agar ketiga pasien bisa dilayani dengan Jamkesda. Dengan begitu mereka tidak perlu khawatir lagi mengenai biaya perawatan,” kata Ronny.

Sebelumnya dikabarkan, hujan deras yang disertai angin ribut menyapu sebagian wilayah Klaten, Minggu (6/1) sore. Sebanyak 12 rumah dilaporkan rusak akibat tertimpa pohon tumbang. Mereka tersebar di Kecamatan Manisrenggo dan Wedi.

Di Kecamatan Manisrenggo, angin ribut menumbangkan puluhan pohon hingga menimpa delapan rumah di Desa Sukorini. Dalam kejadian di wilayah ini tidak ada korban jiwa. Rata-rata kerusakan rumah mulai dari sedang dan berat.

Sedangkan di Kecamatan Wedi, angin ribut menyapu pohon hingga tumbang menimpa empat rumah milik warga Desa Kalitengah. Dalam peristiwa itu tiga orang dalam satu keluarga mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan rumahnya yang tertimbun pohon besar.

Ketiga korban luka-luka adalah Mariyem (50) dan suaminya Suparno (50) serta cucunya Firdaus (5). Mariyem dan Firdaus mengalami luka sobek di bagian kepala. Sedangkan Suparno sobek pada kedua kakinya. Ketiganya dirawat di RSUP dr Soeradji Tirtonegoro, Klaten.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge