0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tanah Bergerak Gunung Wijil, Pemkab Akan Turunkan Tim

Tanah bergerak di Gunung Wijil. (Dok.Timlo.net/ Nanin)

Boyolali — Pemkab Boyolali akan menurunkan tim khusus untuk melakukan kajian di Gunung Wijil, Desa Gondanglegi, Klego yang tanahnya mengalami pergeseran. Selain itu, bila lokasi tidak memungkinkan lagi sebagai tempat tinggal, Pemkab berencana melakukan relokasi terhadap tujuh kepala keluarga (KK).

Bupati Boyolali Seno Samudro mengaku, pihaknya belum mendapat laporan lebih jauh berkaitan dengan bencana tanah bergerak di Gunung Wijil. Namun pihaknya akan melakukan koordinasi dengan BPBD dan DPU ESDM untuk melakukan kajian ke lokasi dengan mengirimkan tim khusus.

“Bila memungkinkan nanti kita relokasi, kita lihat dan kita kaji dahulu apa penyebabnya,” tandas Bupati ditemui di gedung DPRD, Minggu (6/1).

Senada, diungkapkan Kepala BPBD Boyolali, Suyatno. Pihaknya sudah menerjunkan anak buahnya untuk melakukan pengecekan ke lokasi. Dari hasil pengecekan tersebut, nantinya baru akan dilakukan langkah penangganan. Diakui Suyitno, kejadian tanah bergerak di Gunung Wijil bukan kali pertama terjadi. Bahkan di atas gunung sendiri sudah dipasang alat pendeteksi pergerakan tanah.

“Di atas bukit sudah dipasang alat pendeteksi pergerakan tanah oleh BPBD provinsi, jadi itu bisa menjadi tanda bila ada pergerakan,” ujar Suyitno.

Masyarakat diminta untuk berhati-hati dan waspada terhadap bencana susulan. Sebanyak 7 KK yang mendiami lokasi di bawah Gunung Wijil sendiri hingga kini masih trauma dan ketakutan berada di dalam rumah, terutama anak-anak dan Lansia.

Sebelumnya diberitakan, akibat tanah bergerak, tujuh rumah milik warga rusak parah. Lantai rumah dan dinding retak, bahkan satu rumah terpaksa ditinggalkan pemiliknya mengungsi karena ketakutan menempatinya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge