0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jalur Solo-Selo-Borobudur Longsor

Jalur Selo-Boyolali sempat tertutup gara-gara longsor, Sabtu (5/1). (Dok.Timlo.net/ Nanin)

Boyolali — Hujan deras yang menguyur Lereng Merapi-Merbabu, Se;o, Boyolali, Sabtu (5/1) malam, mengakibatkan longsor di jalur Solo-Selo-Borobudur (SSB). Akibatnya, jalur alternatif menuju Magelang tertutup longsoran hingga, Minggu (6/1) siang. Jalur baru berhasil dibuka setelah warga bergotong royong membersihkan longsoran.

Setidaknya terdapat tujuh longsoran cukup besar dan puluhan longsoran kecil di sepanjang jalur SSB. Longsor yang cukup besar menutup akses jalan, sementara longsor kecil tanahnya masuk ke badan jalan sehingga membahayakan pengguna jalan.Jika hujan turun, jalan tersebut menjadi licin.

“Kita mengimbau agar warga, terutama pengguna jalan untuk berhati-hati melintasi jalur SSB apalagi saat hujan, jalan licin dan rawan terjatuh,” ungkap Pengawas Jalan Bina Marga Jateng wilayah Surakarta, Sumarwan saat ditemui di lokasi longsoran, Minggu (6/1).

Sementara upaya evakuasi longsoran mulai dilakukan warga sejak pagi tadi dengan cara manual. Tebalnya longsoran memperlukan waktu lama apalagi dengan cara manual. Titik-titik longsoran banyak ditemukan di Desa Jrakah dan Klakah.

Di Klakah, akibat longsor menimpa dua rumah milik warga. Rumah bagian belakang milik Sumar Daniel warga Dusun Jrakah dan Juri warga Dusun Jurang jero, mengakibatkan kerusakan parah. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge