0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

241 Hektar Sawah di Sragen Puso

Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman, menyerahkan bantuan secara simbolis. (Foto: Bag Humas Pemkab Sragen.)

Sragen – Sebanyak 214 hektare  areal persawahan di 4 kecamatan di Kabupaten Sragen mengalami gagal panen atau puso pada Musim Tanam (MT) III. Penyebab puso yang melanda 17 Desa dan 20 kelompok tani di 4 kecamatan tersebut  karena dilanda kekeringan selama lebih dari lima bulan.  Pernyataan tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sragen, Budiharjo.

Budiharjo menjelaskan, untuk mendukung suksesnya penyediaan surplus beras nasional 10 juta ton pada tahun 2014 ini, pemerintah menyerahkan Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) penanggulangan padi puso kepada kelompok tani.  Persawahan yang puso tersebut melalui dana dari APBN-P, kontingensi dan bantuan sosial pimpinan diberikan bantuan per hektarnya sebesar Rp 3.700.000.

“Bantuan itu hanya diberikan kepada areal persawahan yang memang menanam padi namun puso karena dilanda kekeringan,” katanya di sela-sela penyerahan bantan di Balai Desa Jirapan, Kecamatan Masaran, Sabtu (5/1).

Selain itu, pemerintah pusat memberikan bantuan alat-alat pertanian dan dana bantuan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P). Alat-alat yang diberikan adalah empat unit combine harvester, satu unit power threset, satu unit bed dryer, 32 unit hand traktor, 20 paket pompa air dan 60 buah hand sprayer. Sehingga secara keseluruhan total bantuan yang disalurkan di Kabupaten Sragen adalah sebesar Rp 791.800.000.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman kepada kelompok tani di Desa Jirapan, Masaran.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge